Portal Berita Online

PEKANBARU--Mahasiswa FISIP Berdampak Universitas Riau (UNRI) menghadirkan edukasi literasi keuangan dan keamanan digital melalui program Bhumi Harmony dengan menggelar seminar bertajuk “Waspada Kejahatan Digital: Penguatan Literasi Keuangan bagi Masyarakat”. Kegiatan tersebut dilaksanakan bekerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Riau Kepri Syariah pada Rabu (22/7/2026) di Aula Kelurahan Delima, Kecamatan Binawidya, Kota Pekanbaru.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan keuangan yang bijak sekaligus memperkuat kewaspadaan terhadap berbagai bentuk kejahatan digital yang semakin berkembang seiring meningkatnya penggunaan layanan keuangan berbasis teknologi.
Bhumi Harmony merupakan program pengabdian masyarakat yang diinisiasi oleh Mahasiswa FISIP Berdampak UNRI sebagai gerakan kolaboratif untuk menciptakan masyarakat yang berdaya secara finansial serta peduli terhadap lingkungan. Program ini mengusung dua fokus utama, yaitu pelestarian lingkungan dan penguatan literasi keuangan.
Sebelumnya, rangkaian kegiatan Bhumi Harmony telah dilaksanakan melalui kolaborasi bersama Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Riau dengan menggelar sosialisasi pentingnya menjaga kelestarian lingkungan yang dilanjutkan dengan aksi penanaman pohon di Kelurahan Delima. Pada rangkaian berikutnya, mahasiswa menghadirkan seminar literasi keuangan sebagai upaya meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengelola keuangan dan menghadapi tantangan di era digital.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Anggota DPRD Provinsi Riau, Sumardany Zirnata ST MSc; Tenaga Ahli Komisi III DPRD Provinsi Riau, Yandri Rahman Sauqi SIP MSi; Sekretaris Lurah Kelurahan Delima, Robi Oktavianus AMd; Asisten Manajer Divisi Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Pelindungan Konsumen, Keuangan Daerah, serta Layanan Manajemen Strategis OJK, Bayu Dwi Sampoerno; serta perwakilan Bank Riau Kepri Syariah, Hj Vitri Indah Anggraini SE MM, bersama masyarakat Kelurahan Delima sebagai peserta.
Dalam pemaparannya, Bayu Dwi Sampoerno dari OJK menjelaskan pentingnya literasi keuangan sebagai bekal masyarakat dalam mengambil keputusan finansial secara tepat. Ia juga memberikan edukasi terkait berbagai modus kejahatan digital, pentingnya menjaga data pribadi, mengenali layanan keuangan legal, serta memastikan penggunaan produk jasa keuangan yang berada dalam pengawasan OJK.
Sementara itu, Hj Vitri Indah Anggraini dari Bank Riau Kepri Syariah menyampaikan materi mengenai pengelolaan keuangan yang sehat, perencanaan keuangan keluarga, serta pemanfaatan layanan keuangan syariah sesuai kebutuhan masyarakat. Materi disampaikan secara komunikatif dengan contoh-contoh yang dekat dengan kehidupan sehari-hari sehingga mudah dipahami oleh peserta.
Seminar berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Masyarakat terlihat antusias menyampaikan berbagai pertanyaan terkait keamanan transaksi digital, investasi, pengelolaan keuangan keluarga, hingga langkah yang perlu dilakukan ketika menghadapi kasus penipuan digital.
Melalui program Bhumi Harmony, mahasiswa FISIP Berdampak UNRI berharap dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Kelurahan Delima melalui penguatan kapasitas sosial, ekonomi, dan lingkungan. Kolaborasi bersama berbagai pihak ini diharapkan mampu menciptakan masyarakat yang lebih peduli terhadap lingkungan, cerdas dalam mengelola keuangan, serta siap menghadapi perkembangan teknologi secara aman dan bertanggung jawab. [Dayat]