Portal Berita Online

MERANTI--Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, memimpin upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-14 Kecamatan Tasik Putri Puyu yang digelar di halaman Kantor Camat Tasik Putri Puyu, Jumat (24/7/2026).
Upacara dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), anggota DPRD, Camat Tasik Putri Puyu beserta jajaran, Camat Pulau Merbau, Kapolsek, Danramil, para kepala desa, ketua BPD, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta masyarakat.
Dalam amanatnya, Muzamil menyampaikan salam dari Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H Asmar, yang tidak dapat menghadiri peringatan tersebut karena sedang menjalankan tugas di Jakarta untuk memperjuangkan percepatan pembangunan Jembatan Selat Akar.
Atas nama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, ia mengucapkan selamat Hari Jadi ke-14 Kecamatan Tasik Putri Puyu. Menurutnya, peringatan hari jadi merupakan momentum untuk memperkuat persatuan, kebersamaan, dan semangat gotong royong dalam membangun daerah.
"Empat belas tahun bukanlah perjalanan yang singkat. Berbagai dinamika, tantangan, dan capaian telah mewarnai perjalanan Kecamatan Tasik Putri Puyu. Berkat kerja keras pemerintah, dukungan masyarakat, serta sinergi seluruh pihak, berbagai kemajuan telah berhasil diwujudkan," ujarnya.
Muzamil mengatakan pembangunan infrastruktur, peningkatan pelayanan publik, sektor pendidikan, kesehatan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat terus mengalami perkembangan. Meski demikian, masih banyak pekerjaan yang perlu diselesaikan untuk mewujudkan Tasik Putri Puyu yang semakin maju, mandiri, dan sejahtera.
Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga persatuan, memperkuat semangat gotong royong, serta mendukung program-program pembangunan yang dijalankan pemerintah daerah.
Pada kesempatan tersebut, Muzamil juga mengajak masyarakat mendoakan Bupati Asmar agar diberikan kemudahan dalam memperjuangkan percepatan pembangunan Jembatan Selat Akar yang dinilai sebagai salah satu infrastruktur strategis bagi Kabupaten Kepulauan Meranti.
Selain itu, ia mengimbau masyarakat agar bijak menyikapi informasi yang beredar di media sosial. Menurutnya, kritik merupakan bagian dari demokrasi, namun hendaknya disampaikan secara santun dan konstruktif.
"Tidak ada pemimpin yang menginginkan masyarakatnya hidup susah. Semua pemimpin ingin daerahnya maju dan masyarakatnya sejahtera. Karena itu kami memohon doa, dukungan, dan kerja sama seluruh masyarakat agar pembangunan dapat terus berjalan dengan baik," katanya.
Muzamil menambahkan, Kabupaten Kepulauan Meranti yang baru berusia 18 tahun dan Kecamatan Tasik Putri Puyu yang memasuki usia ke-14 masih tergolong daerah yang muda. Oleh sebab itu, diperlukan kebersamaan, kesabaran, dan komitmen seluruh pihak untuk melanjutkan pembangunan secara berkelanjutan.
Menutup amanatnya, ia mengajak masyarakat menjadikan HUT ke-14 Kecamatan Tasik Putri Puyu sebagai momentum mempererat persatuan dan memperkuat semangat membangun daerah.
"Pemimpin boleh berganti, tetapi pembangunan harus terus berlanjut. Mari kita jaga kekompakan, kebersamaan, saling mendukung, dan saling mendoakan agar Tasik Putri Puyu semakin maju, lestari, dan sejahtera," tutupnya.[rr/mgi]