Wako Agung Usulkan Program MBG Tetap Dilanjutkan dalam Rakernas APEKSI XVIII


Jumat, 3-7-2026


 Wako Agung Usulkan Program MBG Tetap Dilanjutkan dalam Rakernas APEKSI XVIII
Wali Kota Pekanbaru H. Agung Nugroho, S.E., M.М., Menghadiri Pembukaan Rakernas APEKSI XVIII Tahun 2026 di Ballroom Hotel Grand City Hall Medan.

MEDAN--Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, mengusulkan agar Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai salah satu program strategis nasional terus dilanjutkan. Usulan tersebut disampaikan dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) XVIII di Kota Medan, Kamis (2/7/2026).


Menurut Agung, program MBG tidak hanya berkontribusi terhadap peningkatan kualitas gizi masyarakat, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah melalui penciptaan lapangan kerja dan meningkatnya perputaran ekonomi.


"Melalui Rakernas APEKSI ke-18 ini, kami dari Pekanbaru ingin menyampaikan rekomendasi agar Program Makan Bergizi Gratis tetap dilanjutkan. Program ini memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah," ujarnya.


Ia menjelaskan, keberadaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG telah membuka peluang kerja baru bagi masyarakat. Meningkatnya serapan tenaga kerja dinilai ikut mendorong daya beli masyarakat dan aktivitas ekonomi di Kota Pekanbaru.


"Salah satu peningkatan PAD juga didukung oleh berkurangnya angka pengangguran. Banyak masyarakat yang sebelumnya belum bekerja kini memperoleh penghasilan, sehingga daya beli meningkat dan perputaran ekonomi ikut tumbuh," katanya.


Agung berharap program yang diinisiasi Presiden RI, Prabowo Subianto, tersebut dapat terus dilaksanakan karena manfaatnya dirasakan tidak hanya dalam pemenuhan gizi anak, tetapi juga dalam mendorong kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah.


Rakernas APEKSI XVIII menjadi forum strategis bagi pemerintah kota se-Indonesia untuk memperkuat sinergi, menyelaraskan arah pembangunan, serta membahas berbagai isu perkotaan, termasuk ketahanan pangan, adaptasi perubahan iklim, transformasi digital pemerintahan, dan peningkatan kualitas pelayanan publik.[rr/pgi]

Penulis Riau Raya
Editor Lukman Hakim
  • BERITA TERKAIT

  • TAG TERKAIT