Perkuat Pelayanan dan Digitalisasi, Puskesmas Bandar Petalangan Hadirkan 11 Inovasi Kesehatan


Rabu, 29-7-2026


Perkuat Pelayanan dan Digitalisasi, Puskesmas Bandar Petalangan Hadirkan 11 Inovasi Kesehatan

PELALAWAN--Puskesmas Bandar Petalangan, Kabupaten Pelalawan, terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan melalui berbagai inovasi yang menyentuh kebutuhan masyarakat. Hingga saat ini, sebanyak 11 inovasi telah diterapkan mulai dari layanan kesehatan ibu dan anak, pengendalian penyakit, pelayanan lansia, kesehatan jiwa, hingga digitalisasi administrasi.


Kepala Puskesmas Bandar Petalangan, Rita Widuri, mengatakan seluruh inovasi tersebut hadir sebagai bentuk upaya menjawab berbagai persoalan kesehatan di masyarakat sekaligus menghadirkan pelayanan yang lebih mudah, cepat, efektif, dan berkelanjutan.


"Sampai saat ini terdapat 11 inovasi yang telah kami terapkan di Puskesmas Bandar Petalangan. Seluruh inovasi tersebut merupakan upaya kami dalam menjawab berbagai permasalahan kesehatan yang ada di masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan agar semakin mudah dijangkau dan memberikan manfaat nyata," ujar Rita.


Adapun 11 inovasi pelayanan kesehatan yang diterapkan Puskesmas Bandar Petalangan, yaitu:


1. Warebu (WhatsApp Reminder Ibu Hamil). Program ini memanfaatkan aplikasi WhatsApp sebagai media pengingat bagi ibu hamil untuk rutin mengonsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) serta mengikuti jadwal pemeriksaan kehamilan (ANC). Inovasi ini bertujuan meningkatkan kepatuhan ibu hamil dan menekan risiko komplikasi kehamilan.


2. Nejasi (Nenek Bijak ASI). Program yang melibatkan para nenek bayi sebagai pendukung ibu menyusui melalui edukasi mengenai pentingnya ASI eksklusif selama enam bulan pertama serta bahaya pemberian makanan pendamping ASI (MPASI) terlalu dini.


3. Gemoy Sejiwa (Gerakan Minum Obat Yuk Sehat Jiwa). Inovasi berbasis komunitas ini bertujuan meningkatkan kepatuhan pasien gangguan jiwa dalam mengonsumsi obat, mencegah kekambuhan, serta memberikan edukasi kepada keluarga dalam mendukung proses pemulihan pasien.


4. Homecare Lansia Resti.  Layanan kunjungan rumah bagi lansia berisiko tinggi dengan kegiatan pemeriksaan kesehatan berkala dan deteksi dini penyakit agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat.


5. Posbindu Beraksi Gali PTM. Program skrining faktor risiko penyakit tidak menular (PTM) yang menyasar instansi pemerintah, swasta, dan sekolah melalui pemeriksaan kesehatan, pengukuran fisik, pemeriksaan gula darah, kolesterol, serta edukasi kesehatan.


6. Bidara SHK (Bidan Ambil Darah untuk Skrining Hipotiroid Kongenital). Melalui inovasi ini, bidan melakukan pengambilan sampel darah bayi untuk mendeteksi gangguan hipotiroid kongenital sejak dini sehingga dapat segera ditangani.


7. Jebol Sanak (Jemput Bola Imunisasi Anak). Tenaga kesehatan mendatangi langsung rumah sasaran untuk memberikan imunisasi kepada anak-anak yang belum mendapatkan pelayanan imunisasi.


8. Kelambu Hijau (Kelas Kaum Ibu Hamil, Hidup Ideal, Janin Aman dan Unggul). Program edukasi bagi ibu hamil mengenai pola hidup sehat, pemenuhan gizi, serta persiapan menghadapi persalinan untuk mendukung kelahiran generasi sehat.


9. Sigap TB. Program kunjungan langsung ke rumah pasien dengan gejala tuberkulosis (TB) maupun kontak erat pasien TB positif untuk mempercepat penemuan kasus, pemeriksaan, dan pengobatan.


10. Direlakan (Digitalisasi Rekap Laporan Kerja Bidan Desa). Inovasi digital yang membantu bidan desa menyampaikan laporan kerja secara lebih cepat, tertata, akurat, dan efisien.


11. Repot (Register Pasien Online Terintegrasi).bSistem pencatatan pasien berbasis digital yang memungkinkan data tersimpan secara terintegrasi sehingga mendukung percepatan pelayanan dan meningkatkan akurasi data kesehatan.


Rita menegaskan, budaya inovasi akan terus dikembangkan agar pelayanan kesehatan di Puskesmas Bandar Petalangan semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat.


"Inovasi tidak berhenti pada sebelas program yang telah kami jalankan. Kami akan terus mendorong lahirnya berbagai terobosan baru sebagai bagian dari budaya kerja di Puskesmas Bandar Petalangan," katanya.


Ia berharap seluruh inovasi tersebut dapat memberikan pelayanan kesehatan yang semakin profesional, cepat, mudah, berkualitas, serta berorientasi pada keselamatan dan kepuasan masyarakat.[rr/mcr]

Penulis Riau Raya
Editor Lukman Hakim
  • BERITA TERKAIT

  • TAG TERKAIT