Momen Hari Mangrove Sedunia 2026, Kapolres Meranti Tegaskan Pelestarian Lingkungan Tanggung Jawab Bersama


Rabu, 29-7-2026


Momen Hari Mangrove Sedunia 2026, Kapolres Meranti Tegaskan Pelestarian Lingkungan Tanggung Jawab Bersama

MERBAU--Memperingati Hari Mangrove Sedunia 2026, Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita SIK, memimpin kegiatan penanaman bibit mangrove di kawasan pesisir Pantai Desa Lukit, Kecamatan Merbau, Selasa (28/7/2026).


Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap pelestarian lingkungan hidup sekaligus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat dalam menjaga ekosistem pesisir.


Turut hadir dalam kegiatan itu Camat Merbau Wan Jumiati SE MSi, Kapolsek Merbau Iptu Ahmad Fauzi Menara SPd, Danramil 06 Merbau Kapten Arh Rikman Sinaga, Kasat Intelkam Polres Kepulauan Meranti AKP Roly Irvan SH MH, Kasat Polairud Iptu Abdul Roni SH, jajaran manajemen PT ITA, Kepala Desa Lukit Jumilan, Ketua Pelaksana Syakirin, Ketua Forum Kelompok Mangrove Kecamatan Merbau Sudirman SPd, Kelompok KTH Mangrove binaan PT ITA se-Kecamatan Merbau, tokoh masyarakat, serta personel Polsek Merbau.


Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan doa, sambutan ketua pelaksana, sambutan Kapolres Kepulauan Meranti, sambutan camat Merbau, dilanjutkan penanaman bibit mangrove secara simbolis, foto bersama, dan penutupan.


Dalam sambutannya, Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita menegaskan bahwa pelestarian mangrove merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, hutan mangrove memiliki peran strategis dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir serta menjadi benteng alami terhadap abrasi, gelombang tinggi, dan dampak perubahan iklim.


"Kegiatan ini bukan sekadar seremoni memperingati Hari Mangrove Sedunia, tetapi merupakan komitmen bersama untuk menjaga kelestarian lingkungan bagi generasi mendatang. Mangrove memiliki manfaat besar, mulai dari melindungi garis pantai, menjadi habitat berbagai biota laut, hingga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat pesisir. Karena itu, mari kita jaga dan rawat bersama," ujar Kapolres.


Kapolres juga mengapresiasi kolaborasi antara Polri, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, perusahaan, kelompok pemerhati mangrove, dan masyarakat yang telah mendukung terlaksananya kegiatan penghijauan tersebut.


Menurutnya, sinergi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan dalam menjaga kawasan pesisir agar tetap lestari dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat dalam jangka panjang.


Ia menambahkan, kegiatan penanaman mangrove di Desa Lukit juga menjadi bagian dari upaya mitigasi bencana di wilayah pesisir Kecamatan Merbau yang berpotensi mengalami abrasi akibat gelombang laut. Dengan semakin luasnya kawasan yang ditanami mangrove, diharapkan perlindungan terhadap garis pantai dapat semakin optimal.


Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh semangat kebersamaan. Aksi tersebut sekaligus menunjukkan komitmen Polres Kepulauan Meranti dalam mendukung pelestarian lingkungan hidup melalui langkah nyata yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan.[Epolizan]

Penulis Riau Raya
Editor Lukman Hakim
  • BERITA TERKAIT

  • TAG TERKAIT