Atasi Antrean SPBU, Pemprov Riau Ajukan Tambahan Kuota BBM Subsidi


Minggu, 6-9-2026


Atasi Antrean SPBU, Pemprov Riau Ajukan Tambahan Kuota BBM Subsidi
Ilustrasi.

PEKANBARU--Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengajukan penambahan kuota bahan bakar minyak (BBM) jenis Bio Solar dan Pertalite kepada pemerintah pusat. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi antrean kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Riau.


Pengajuan tambahan kuota ini juga menjadi langkah antisipatif menghadapi potensi peningkatan konsumsi BBM menjelang periode Natal dan Tahun Baru.


Kepala Dinas ESDM Provinsi Riau, Ismon, mengatakan usulan penambahan kuota Bio Solar mencapai 99.700 kiloliter (KL), sedangkan Pertalite sebesar 99.556 KL. Saat ini, Pemprov Riau masih menunggu keputusan pemerintah pusat terkait penetapan tambahan kuota tersebut.


"Pemprov Riau telah mengajukan kuota BBM jenis Bio Solar dan Pertalite. Tapi hingga saat ini masih tinggal menunggu persetujuan dari pusat, dalam hal ini BPH Migas," kata Ismon di Pekanbaru, Sabtu (5/9/2026).


Menurut Ismon, peningkatan konsumsi BBM rutin terjadi pada periode akhir tahun seiring meningkatnya aktivitas masyarakat, transportasi, dan distribusi logistik. Karena itu, tambahan pasokan dinilai diperlukan untuk mengantisipasi potensi kelangkaan serta mengurangi antrean di SPBU.


"Namun, realisasi pengajuan penambahan kuota BBM jenis Bio Solar dan Pertalite tersebut tergantung pihak BPH Migas. Realisasi penambahan kuota juga tergantung kemampuan APBN," ujarnya.


Untuk menjaga kelancaran distribusi BBM, Dinas ESDM Riau juga telah berkoordinasi dengan pihak penyalur resmi. Koordinasi dilakukan bersama Pertamina Patra Niaga terkait pengaturan dan penyaluran BBM ke SPBU.


"Kami terus melakukan koordinasi dengan pihak Pertamina Patra Niaga," tegas Ismon.


Meski stok Pertalite saat ini dipastikan masih mencukupi kebutuhan harian masyarakat hingga akhir tahun, Pemprov Riau tetap menyiapkan langkah antisipasi. Tambahan kuota Pertalite diusulkan sebagai cadangan apabila terjadi peningkatan konsumsi secara signifikan selama periode libur panjang.[rr/mcr]

Penulis Riau Raya
Editor Lukman Hakim
  • BERITA TERKAIT

  • TAG TERKAIT