Razia di Delapan Tempat Hiburan Pekanbaru, Dua Pengunjung Positif Narkoba


Minggu, 18-10-2026


Razia di Delapan Tempat Hiburan Pekanbaru, Dua Pengunjung Positif Narkoba
Ilustrasi.

PEKANBARU--Sebanyak 117 personel gabungan menggelar Operasi Sarang Narkoba (OSN) di delapan tempat hiburan malam (THM) di Kota Pekanbaru, Sabtu (17/10/2026). Dalam operasi tersebut, dua pengunjung dinyatakan positif narkoba berdasarkan hasil pemeriksaan urine.


Operasi ini melibatkan Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Riau, dan unsur TNI. Pelaksanaannya dipimpin Kasubdit I Ditresnarkoba Polda Riau, Kompol Herman Pelani.


Direktur Reserse Narkoba Polda Riau, Kombes Pol Putu Yudha Prawira, mengatakan operasi tersebut merupakan bagian dari upaya pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran narkotika di wilayah Riau.


Menurutnya, kegiatan itu dilaksanakan menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto melalui Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto serta instruksi Kapolda Riau Irjen Pol Arman Achdiat.


"Operasi ini kami laksanakan secara gabungan dengan menyasar delapan tempat hiburan malam," kata Putu.


Delapan tempat hiburan malam yang menjadi sasaran operasi yakni Sago and KTV, C7, D'POIN, Moonlight, Live House, Gen-Z, RP, dan EMPIRE.


Dari pemeriksaan terhadap 46 pengunjung, petugas mendapati dua orang berinisial SI dan F menunjukkan hasil tes urine positif narkoba. Keduanya kemudian dibawa ke Mapolda Riau untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.


Polda Riau selanjutnya akan berkoordinasi dengan BNNP Riau untuk menentukan langkah penanganan terhadap kedua pengunjung tersebut sesuai hasil pemeriksaan.


"Kami akan berkoordinasi dengan BNNP Riau untuk penanganan lanjutan terhadap kedua orang tersebut sesuai hasil pemeriksaan," ujar Putu.


Meski menemukan dua pengunjung dengan hasil tes urine positif, petugas tidak menemukan barang bukti narkotika selama operasi berlangsung.


Kasubdit I Ditresnarkoba Polda Riau, Kompol Herman Pelani, mengatakan pihaknya akan mendalami hasil pemeriksaan tersebut untuk mengetahui lebih lanjut dugaan konsumsi narkotika oleh kedua pengunjung.


"Kami akan mendalami hasil pemeriksaan terhadap kedua orang yang urinenya positif ini serta menelusuri asal-usul narkotika yang dikonsumsinya," jelas Herman.


Pendalaman tersebut diharapkan dapat membantu mengungkap asal-usul narkotika yang diduga dikonsumsi serta menentukan langkah penanganan berikutnya sesuai ketentuan yang berlaku.[rr/rls]

Penulis Riau Raya
Editor Lukman Hakim
  • BERITA TERKAIT

  • TAG TERKAIT