Pilkades Serentak di 12 Desa Kepulauan Meranti Berjalan Lancar, Bupati Asmar Imbau Warga Jaga Kamtibmas


Jumat, 9-10-2026


Pilkades Serentak di 12 Desa Kepulauan Meranti Berjalan Lancar, Bupati Asmar Imbau Warga Jaga Kamtibmas

KEPULAUANMERANTI--Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026 di 12 desa di Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, berlangsung aman, tertib, dan lancar. Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) turun langsung memantau proses pemungutan suara di sejumlah tempat pemungutan suara (TPS), Kamis (8/10/2026).


Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H Asmar, bersama jajaran Forkopimda melakukan patroli sekaligus meninjau pelaksanaan pemungutan suara. Pemantauan tersebut bertujuan memastikan seluruh tahapan Pilkades berjalan sesuai ketentuan serta situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap kondusif.


Dalam kegiatan tersebut, Asmar didampingi Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita SIK, Pabung Kodim Bengkalis Mayor Inf Rusli Dongoran, Danposal Selatpanjang Lettu Laut (P) Hadi Ismanto, serta perwakilan Kejaksaan Negeri Kepulauan Meranti, Kasubsi I Intelijen Dorta Mauli SH. Turut hadir sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Kepulauan Meranti, unsur penyelenggara pemilu, dan aparat pengamanan.


Asmar mengatakan, berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, proses pemungutan suara berlangsung aman dan kondusif. Masyarakat juga terlihat mengikuti tahapan pemilihan dengan tertib.


“Alhamdulillah, pagi ini kami bersama Forkopimda sudah melakukan patroli ke TPS-TPS yang melaksanakan pemilihan kepala desa. Ada tiga TPS yang sudah kami kunjungi, pertama di Alai dan sekarang di Insit. Alhamdulillah, semuanya berjalan dengan lancar,” ujar Asmar.


Ia mengimbau masyarakat di desa-desa yang melaksanakan Pilkades agar terus menjaga keamanan dan ketertiban, mulai dari proses pemungutan suara hingga seluruh tahapan pemilihan selesai.


Menurutnya, perbedaan pilihan merupakan bagian dari dinamika demokrasi yang harus disikapi secara bijaksana. Masyarakat diminta tidak menjadikan perbedaan tersebut sebagai pemicu perselisihan yang dapat mengganggu keharmonisan di lingkungan desa.


“Saya mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat di desa tempat pemilihan agar dapat menjaga keamanan dan ketertiban, sehingga pemilihan kepala desa ini dapat berlangsung dengan aman dan tertib,” katanya.


Sementara itu, Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita mengatakan, pihak kepolisian telah mengerahkan ratusan personel untuk mengamankan pelaksanaan Pilkades Serentak 2026.


Pengamanan dilakukan dengan melibatkan berbagai unsur, termasuk anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas) dan Bintara Pembina Desa (Babinsa) yang ditempatkan di masing-masing TPS.


“Dalam kegiatan pengamanan Pilkades kali ini, kami sudah melibatkan ratusan personel. Kami juga dibantu oleh Linmas dan Babinsa yang ikut turun ke masing-masing TPS,” ungkapnya.


Gede menegaskan, pengamanan tidak hanya difokuskan pada saat pemungutan dan penghitungan suara, tetapi juga akan berlanjut hingga tahapan pascapemilihan dan pelantikan kepala desa terpilih.


Untuk mencegah potensi konflik, kepolisian juga telah melakukan pendekatan kepada masyarakat jauh sebelum hari pemungutan suara. Salah satunya melalui kegiatan cooling system yang berlangsung selama hampir tiga bulan, dengan intensitas yang ditingkatkan dalam dua bulan terakhir.


“Kami sebelumnya sudah melakukan cooling system selama hampir tiga bulan, khususnya efektif dalam dua bulan terakhir. Kami turun ke tempat-tempat ibadah untuk menyampaikan pesan dan imbauan kamtibmas,” jelasnya.


Ia berharap seluruh tahapan Pilkades di 12 desa dapat berlangsung aman hingga pelantikan kepala desa terpilih. Masyarakat juga diharapkan tetap menjaga persatuan serta menghormati hasil pemilihan.


“Harapan kami, pelaksanaan pemilihan kepala desa di 12 desa ini dapat berjalan dengan aman, lancar hingga pelantikan Kades nantinya,” katanya.


Dalam rangkaian pemantauan tersebut, Bupati Asmar bersama Forkopimda mengunjungi tiga TPS di Kecamatan Tebing Tinggi dan Kecamatan Tebing Tinggi Barat.


Lokasi pertama yang dikunjungi adalah TPS 04 di Jalan Kisin, Desa Alah Air, Kecamatan Tebing Tinggi, dengan jumlah pemilih tercatat sebanyak 798 orang.


Rombongan kemudian meninjau TPS 02 di SMU Al-Muawanah, yang memiliki 795 pemilih. Di lokasi tersebut, tiga calon kepala desa bersaing, yakni M Yasir dengan nomor urut 1, Amri nomor urut 2, dan Muhammad Ismun nomor urut 3.


Pemantauan dilanjutkan ke TPS 02 di Kantor Desa Insit, Kecamatan Tebing Tinggi Barat, yang tercatat memiliki 560 pemilih. Tiga calon kepala desa yang berkompetisi di desa tersebut adalah Edi Helmi nomor urut 1, Jumir nomor urut 2, dan Fadli nomor urut 3.


Selain Bupati Asmar, sejumlah pejabat Pemkab Kepulauan Meranti juga ditugaskan memantau pelaksanaan Pilkades di wilayah masing-masing.


Sekretaris Daerah Kepulauan Meranti H Sudandri SH, melakukan pemantauan di Kecamatan Pulau Merbau. Sementara itu, Asisten I Tengku Arifin meninjau pelaksanaan Pilkades di Kecamatan Rangsang, sedangkan Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Febriadi melakukan pemantauan di Kecamatan Rangsang Pesisir.


Berdasarkan hasil pemantauan pemerintah daerah bersama Forkopimda, pelaksanaan Pilkades Serentak 2026 di 12 desa di Kabupaten Kepulauan Meranti berlangsung aman dan tertib.


Pemerintah daerah mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga situasi tetap kondusif hingga seluruh rangkaian tahapan Pilkades selesai, menghormati hasil pemilihan, serta memelihara persatuan dan kerukunan di tengah masyarakat. [rr/mgi]

Penulis Riau Raya
Editor Lukman Hakim
  • BERITA TERKAIT

  • TAG TERKAIT