Pemprov Riau Bagikan 14 Ribu Masker Gratis untuk Cegah Dampak Kabut Asap Karhutla


Selasa, 25-8-2026


Pemprov Riau Bagikan 14 Ribu Masker Gratis untuk Cegah Dampak Kabut Asap Karhutla
ilustrasi.

PEKANBARU--Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui dinas kesehatan membagikan 14.000 masker gratis kepada masyarakat di tujuh titik yang dinilai rawan terdampak kabut asap kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kota Pekanbaru dan Kabupaten Kampar, Senin (24/8/2026).


Pembagian masker tersebut merupakan upaya Pemprov Riau dalam mengantisipasi dampak paparan kabut asap terhadap kesehatan masyarakat. Kegiatan melibatkan aparatur sipil negara (ASN) dari sejumlah fasilitas kesehatan dan Dinas Kesehatan Riau, serta mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi kesehatan.


Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Zulkifli, mengatakan pembagian masker dilakukan sesuai arahan Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau.


"Hari ini sesuai dengan arahan Plt Gubernur Riau, kami membagikan 14.000 masker kepada masyarakat yang disebar pada enam titik di Kota Pekanbaru dan satu titik di Kabupaten Kampar," kata Zulkifli di Pekanbaru, Senin (24/8/2026).


Penyaluran masker melibatkan puluhan personel ASN dari RSUD Arifin Achmad, RSUD Petala Bumi, RSJ Tampan, serta Dinas Kesehatan Riau. Selain itu, mahasiswa dari Poltekkes Kemenkes, Institut Kesehatan Payung Negeri, dan Institut Al-Insyirah turut diterjunkan ke sejumlah lokasi.


"Pembagian masker kepada masyarakat tersebut turut melibatkan ASN dan mahasiswa. Masing-masing titik dibagikan sebanyak 2.000 masker," ujar Zulkifli.


Enam lokasi pembagian masker di Pekanbaru berada di Bundaran Tugu Zapin, Lampu Merah Simpang 3, Lampu Merah Mal SKA, Simpang Pasar Pagi Arengka, Simpang 4 Kubang Garuda Sakti Panam, serta Simpang 3 Jalan Riau.


Sementara itu, pembagian masker di Kabupaten Kampar dipusatkan di sepanjang ruas Jalan Pekanbaru-Bangkinang.


Selain membagikan masker, Dinas Kesehatan Provinsi Riau mengimbau masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan selama kondisi kualitas udara terdampak kabut asap.


Masyarakat juga diminta tidak melakukan pembakaran sampah maupun pembukaan atau pembersihan lahan dengan cara dibakar karena dapat memperburuk kualitas udara.


"Selanjutnya, diharapkan untuk tidak memperburuk situasi dengan membakar sampah atau lahan. Terakhir, tetap menjaga kebugaran dan kesehatan tubuh dengan berolahraga serta mengonsumsi vitamin," kata Zulkifli.[rr/mcr]

Penulis Riau Raya
Editor Lukman Hakim
  • BERITA TERKAIT

  • TAG TERKAIT