Pemkab Meranti Dapat Alokasi 997 Bantuan Bedah Rumah, 200 Unit Tahap Awal Mulai Rampung


Sabtu, 22-8-2026


Pemkab Meranti Dapat Alokasi 997 Bantuan Bedah Rumah, 200 Unit Tahap Awal Mulai Rampung

MERANTI--Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, terus mendorong peningkatan kualitas hunian masyarakat melalui program bantuan bedah rumah. Hingga saat ini, Kabupaten Kepulauan Meranti mendapatkan alokasi bantuan sebanyak 997 unit rumah yang disalurkan secara bertahap.


Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup (Perkimtan-LH) Kabupaten Kepulauan Meranti, Agustiono, mengatakan program tersebut ditujukan untuk membantu masyarakat mendapatkan hunian yang lebih layak, sehat, dan aman.


“Untuk Kabupaten Kepulauan Meranti sampai saat ini mendapatkan alokasi bantuan bedah rumah sebanyak 997 unit. Bantuan ini disalurkan dalam beberapa tahap,” ujar Agustiono.


Pada tahap pertama, Meranti memperoleh alokasi 200 unit rumah. Dari jumlah tersebut, 67 unit telah rampung 100 persen, sedangkan 133 unit lainnya masih dalam proses pengerjaan.


Agustiono memastikan pemerintah daerah terus memantau pelaksanaan pembangunan agar seluruh proses berjalan sesuai ketentuan dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat penerima bantuan.


Selain tahap pertama, Kabupaten Kepulauan Meranti memperoleh alokasi bantuan pada tahap 8 dan 9 sebanyak 767 unit rumah. Bantuan tersebut merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti dengan Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP).


“Untuk tahap 8 dan 9 kita mendapatkan alokasi sebanyak 767 unit hasil kolaborasi bersama BNPP. Saat ini sudah masuk dalam tahap pemilihan terbuka toko untuk pengadaan bahan material,” jelasnya.


Di luar alokasi tersebut, Meranti juga memperoleh tambahan kuota 30 unit rumah melalui usulan anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Dewi Juliani.


Tambahan bantuan tersebut diperuntukkan bagi masyarakat di Desa Tanjung Bunga. Saat ini, pemerintah masih melakukan verifikasi terhadap calon penerima sebelum program memasuki tahapan berikutnya.


“Untuk tambahan 30 unit dari usulan Ibu Dewi Juliani, saat ini masih dalam tahap verifikasi calon penerima. Setelah proses verifikasi selesai, program akan dilanjutkan sesuai mekanisme yang telah ditetapkan,” kata Agustiono.


Ia berharap seluruh tahapan program berjalan lancar dan bantuan benar-benar diterima masyarakat yang memenuhi kriteria, khususnya masyarakat berpenghasilan rendah yang membutuhkan perbaikan kondisi tempat tinggal.


Menurut Agustiono, program bedah rumah tidak hanya berfokus pada pembangunan atau perbaikan fisik rumah, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan hunian yang layak, sehat, aman, dan nyaman.


“Harapan kita bantuan ini tepat sasaran dan dapat membantu masyarakat memiliki rumah yang lebih layak, aman, sehat, serta memberikan kenyamanan bagi keluarga penerima,” pungkasnya.[rr/mgi]

Penulis Riau Raya
Editor Lukman Hakim
  • BERITA TERKAIT

  • TAG TERKAIT