Panen Semangka di Sungai Apit, Bupati Afni Dorong Dana Desa Jadi Penggerak Ekonomi Warga


Jumat, 21-8-2026


Panen Semangka di Sungai Apit, Bupati Afni Dorong Dana Desa Jadi Penggerak Ekonomi Warga

SIAK--Pemanfaatan dana desa untuk pengembangan pertanian di Kampung Harapan, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, mulai menunjukkan hasil. Pengembangan lahan semangka dan melon tidak hanya meningkatkan pendapatan kampung, tetapi juga membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat.


Bupati Siak Dr Afni Zulkifli MSi, melihat langsung hasil program tersebut saat menghadiri panen semangka di Kampung Harapan, Kamis (20/8/2026).


Afni mengapresiasi pengelolaan Dana Desa yang diarahkan untuk sektor pertanian dan ketahanan pangan. Menurutnya, program tersebut memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.


"Saya kalau diundang panen dari sesuatu yang berasal dari Dana Desa, saya senang. Saya ingin menunjukkan bahwa tidak semua perangkat desa atau Dana Desa itu dikorupsi. Pasti masih banyak aparatur desa yang amanah, dan ini buktinya," kata Afni.


Pengembangan lahan semangka dan melon di Kampung Harapan telah dilakukan secara bertahap sejak 2024. Modal awal yang dialokasikan melalui Dana Desa mencapai sekitar Rp219 juta.


Program tersebut kemudian mampu meningkatkan Pendapatan Asli Kampung (PAK) hingga 200 persen. Selain itu, kegiatan pertanian tersebut juga membuka lapangan pekerjaan bagi sekitar 50 hingga 60 warga.


Masyarakat, termasuk kaum ibu, terlibat dalam berbagai aktivitas pertanian, mulai dari penanaman, perawatan hingga proses penyerbukan tanaman.


Bagi sebagian warga, kegiatan di lahan semangka menjadi sumber penghasilan tambahan. Seorang warga mengaku memperoleh sekitar Rp30 ribu untuk pekerjaan selama kurang lebih dua jam.


Menurut Afni, kondisi tersebut menunjukkan bahwa Dana Desa dapat memberikan manfaat berantai apabila dikelola secara tepat dan diarahkan pada kegiatan produktif.


"Dari dana desa mereka menanam semangka, kemudian Pendapatan Asli Kampung naik. Kampung menjadi lebih maju dan masyarakat juga mendapatkan pekerjaan. Ini yang harus kita dorong," ujarnya.


Di tengah keberhasilan program tersebut, Afni menyebut pemerintah kampung kini menghadapi tantangan berupa semakin terbatasnya ruang fiskal akibat berkurangnya alokasi anggaran.


Kondisi itu membuat pemerintah kampung harus menentukan prioritas antara program ketahanan pangan, pembangunan infrastruktur dan kebutuhan masyarakat lainnya.


Afni meminta program produktif yang telah terbukti memberikan manfaat bagi masyarakat tetap dipertahankan.


"Sekarang semua kena potong. Jadi jangan marah kepada penghulu. Kami juga terus berjuang. Saya ingin menunjukkan bahwa Dana Desa itu memang dibutuhkan masyarakat desa. Sesungguhnya Dana Desa harusnya ditambah, bukan dipotong," tegasnya.


Dalam kunjungan tersebut, Afni juga menerima aspirasi masyarakat terkait kondisi infrastruktur, terutama Jalan Sudirman yang dinilai membutuhkan penanganan karena menyulitkan kendaraan melintas.


Bupati perempuan pertama di Siak tersebut mengakui keterbatasan kemampuan keuangan daerah menjadi tantangan dalam memenuhi seluruh kebutuhan masyarakat.


"Saya bukan tipe pejabat yang suka berjanji. Kalau bisa, saya bilang bisa. Kalau tidak bisa, saya bilang tidak. Kalau duit belum ada, ya saya sampaikan duit belum ada. Tapi bukan berarti kita menyerah," katanya.


Afni menegaskan keterbatasan anggaran tidak boleh menghentikan pemerintah dalam bekerja. Ia memilih turun langsung ke kecamatan untuk melihat persoalan masyarakat sekaligus mencari solusi sesuai kemampuan pemerintah daerah.


"Apakah kita menyerah? Apakah bupati sembunyi menunggu gaji? Kan tidak. Saya keliling ke kecamatan. Kita lihat langsung persoalan masyarakat dan kita cari jalan keluarnya," ujarnya.


Afni berharap keberhasilan Kampung Harapan dapat menjadi contoh bahwa Dana Desa dapat dikelola menjadi kegiatan produktif yang manfaatnya kembali dirasakan masyarakat.


"Yang penting sekarang kita maju ke depan. Mari kita tunjukkan bahwa setiap rupiah Dana Desa yang dititipkan kepada penghulu dan perangkat desa digunakan untuk kemaslahatan rakyat," pungkas Afni.[rr/mcr]

Penulis Riau Raya
Editor Lukman Hakim
  • BERITA TERKAIT

  • TAG TERKAIT