Beasiswa Pekanbaru 2027 Dibuka Tahun Ini, Akreditasi Kampus Masuk Penilaian


Jumat, 23-8-2026


Beasiswa Pekanbaru 2027 Dibuka Tahun Ini, Akreditasi Kampus Masuk Penilaian
Wali Kota Pekanbaru H Agung Nugroho.

PEKANBARU--Pemerintah Kota Pekanbaru memastikan program beasiswa bagi mahasiswa dan penghafal Alquran (tahfidz) berlanjut. Pendaftaran untuk program beasiswa penerima tahun 2027 bahkan akan dibuka pada 2026.


Kebijakan tersebut disampaikan Wali Kota Pekanbaru H Agung Nugroho, Jumat (21/8/2026), setelah Pemko Pekanbaru mengumumkan hasil seleksi beasiswa 2026.


Pada program tahun ini, lebih dari 1.000 peserta dinyatakan lolos dan akan menerima bantuan pendidikan dengan total anggaran Rp10 miliar. Bantuan tersebut mencakup mahasiswa berbagai jenjang pendidikan serta peserta kategori tahfidz.


Agung mengatakan peserta yang belum lolos seleksi tahun ini tidak perlu berkecil hati. Pemko Pekanbaru memastikan kesempatan untuk mendapatkan bantuan pendidikan kembali terbuka melalui seleksi berikutnya.


“Beasiswa Pemerintah Kota Pekanbaru sudah diumumkan siapa yang mendapatkan. Kami mengucapkan selamat kepada adik-adik mahasiswa yang mendapatkan beasiswa dari pemerintah kota, dan kami juga mengucapkan permohonan maaf kepada adik-adik mahasiswa yang belum mendapatkan beasiswa,” kata Agung.


Menurutnya, pendaftaran untuk beasiswa penerima 2027 akan dimulai tahun ini. Pemko Pekanbaru juga akan mengevaluasi mekanisme seleksi agar pemberian bantuan dapat menjangkau penerima secara lebih proporsional.


Salah satu aspek yang menjadi bahan evaluasi adalah sistem perangkingan berdasarkan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK). Pemko Pekanbaru menerima masukan dari mahasiswa agar penilaian tidak semata-mata bertumpu pada capaian IPK.


Masukan tersebut disampaikan mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi, termasuk Universitas Riau, UIN Sultan Syarif Kasim Riau dan Universitas Lancang Kuning.


“Untuk tahun depan yang dibuka tahun ini, kita sudah mulai memasukkan juga tentu kategori yang menjadi bagian salah satu penilaian, yaitu tidak hanya IPK tapi juga akreditasi dari kampus itu sendiri,” tegas Agung.


Dengan kebijakan tersebut, status akreditasi perguruan tinggi akan menjadi salah satu komponen yang dipertimbangkan dalam proses perangkingan penerima beasiswa 2027.


Selain jalur akademik, program beasiswa Pemko Pekanbaru juga menyediakan kategori prestasi nonakademik, termasuk prestasi olahraga. Bantuan turut diberikan melalui jalur tahfidz Alquran, mahasiswa dari keluarga kurang mampu, serta mahasiswa pada berbagai jenjang pendidikan.


Untuk kategori tahfidz, peserta dapat mengikuti program berdasarkan capaian hafalan mulai 10 hingga 30 juz.


Agung mengatakan anggaran program beasiswa juga akan dipertahankan sebesar Rp10 miliar pada tahun berikutnya.


“Dan tahun depan juga tetap kita akan melaksanakan sebesar Rp10 miliar yang akan kita bagikan kembali,” katanya.


Penerima beasiswa 2026 dijadwalkan menerima bantuan pada September mendatang. Pemko Pekanbaru berharap program tersebut dapat membantu mahasiswa menyelesaikan pendidikan sekaligus mendorong peningkatan prestasi.


Agung mengajak mahasiswa yang belum berhasil pada seleksi tahun ini untuk memanfaatkan kesempatan berikutnya dengan mempersiapkan diri sejak awal.


“Mari adik-adik sekalian, karena ini adalah terbuka untuk semuanya, pergunakan peluang ini sebaik-baik mungkin. Mudah-mudahan adik-adik dapat, mudah-mudahan akan tersalur kembali,” ujarnya.


Ia juga berharap bantuan bagi kategori tahfidz dapat mendorong para penghafal Alquran untuk terus meningkatkan kemampuan dan memberikan kontribusi positif bagi Kota Pekanbaru.[rr/pgi]

Penulis Riau Raya
Editor Lukman Hakim
  • BERITA TERKAIT

  • TAG TERKAIT