Portal Berita Online

SELATPANJANG--Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kepulauan Meranti masa bakti 2026-2030 resmi dilantik dan dikukuhkan. Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti mendorong kepengurusan baru memperkuat pembinaan olahraga secara berkelanjutan guna meningkatkan prestasi atlet dan mengharumkan nama daerah.
Pelantikan dan pengukuhan berlangsung di Ballroom Hotel Grand Meranti, Jalan Kartini, Selatpanjang, Sabtu (29/8/2026) oleh Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H Asmar diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Kepulauan Meranti, Sudandri, S.H.
Hidayat Abdurrahman SE dipercaya memimpin KONI Kabupaten Kepulauan Meranti untuk masa bakti 2026-2030. Dalam sambutannya, Hidayat menegaskan komitmen kepengurusan baru untuk membangun ekosistem olahraga yang modern, berprestasi, dan berkelanjutan.
Ia menyebut ada tiga pilar utama yang menjadi fokus KONI Meranti. Pertama, memperkuat tata kelola organisasi yang transparan dan akuntabel. Kedua, memperluas pembinaan atlet usia dini dengan menjaring bibit potensial dari sekolah dan kecamatan. Ketiga, meningkatkan kesejahteraan serta fasilitas bagi atlet dan pelatih.
Hidayat juga meminta seluruh pengurus cabang olahraga segera menyusun program pembinaan dan latihan yang terukur sebagai persiapan menghadapi berbagai agenda olahraga, termasuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Riau yang direncanakan digelar pada 2027.
“Kita harus bekerja keras dengan mengedepankan transparansi dan komitmen bersama. Mulai hari ini, tidak ada lagi waktu untuk bersantai. Kita harus merapatkan barisan dan mempersiapkan atlet agar Meranti mampu bersaing dengan daerah lain,” ujar Hidayat.
Sementara itu, Sekda Kepulauan Meranti Sudandri menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus KONI yang baru dilantik dan dikukuhkan.
Menurutnya, pengukuhan tersebut bukan sekadar pergantian kepengurusan, tetapi menjadi awal dari amanah dan tanggung jawab untuk membawa olahraga Kepulauan Meranti semakin maju dan berprestasi.
“Pelantikan ini bukan sekadar pergantian kepengurusan, tetapi merupakan awal dari sebuah amanah dan tanggung jawab untuk membawa olahraga Kepulauan Meranti menjadi semakin maju, berprestasi dan mampu mengharumkan nama daerah,” kata Sudandri.
Ia mengatakan, Kepulauan Meranti memiliki potensi atlet muda yang cukup besar. Potensi tersebut, lanjutnya, harus dibina secara konsisten dan berkelanjutan, mulai dari pembinaan usia dini, peningkatan kualitas pelatih, penyediaan sarana dan prasarana, hingga kesempatan mengikuti berbagai kompetisi.
“Yang kita perlukan adalah bagaimana potensi tersebut dibina secara berkelanjutan, mulai dari pembinaan usia dini, peningkatan kualitas pelatih, penyediaan sarana dan prasarana, hingga kesempatan mengikuti berbagai kompetisi,” jelasnya.
Sudandri meminta KONI tidak hanya berorientasi pada pencapaian prestasi saat pertandingan, tetapi juga membangun sistem pembinaan olahraga yang terarah dan berkesinambungan.
“Kita ingin melahirkan atlet-atlet Meranti yang bukan hanya berprestasi di tingkat kabupaten, tetapi mampu bersaing di tingkat provinsi, nasional bahkan internasional,” ujarnya.
Menurut Sudandri, pembangunan olahraga membutuhkan sinergi antara pemerintah daerah, KONI, pengurus cabang olahraga, sekolah, dunia usaha, masyarakat, pelatih, orang tua, dan para atlet.
“Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti berkomitmen untuk terus mendukung pembangunan di bidang olahraga sesuai dengan kemampuan dan ketentuan yang berlaku,” tegasnya.
Namun, dukungan tersebut harus diiringi tata kelola organisasi yang baik, program yang jelas, serta penggunaan anggaran yang tepat sasaran dan dapat dipertanggungjawabkan.
Kepada para atlet, Sudandri berpesan agar terus berlatih, menjaga disiplin, dan tidak mudah menyerah. Ia menekankan bahwa prestasi tidak dapat diraih secara instan, melainkan melalui proses panjang, kerja keras, dan perjuangan.
“Prestasi tidak lahir dalam waktu singkat. Ada proses panjang, ada keringat, ada kegagalan dan ada perjuangan yang harus dilalui,” katanya.
Ia juga mengingatkan agar setiap pertandingan dijadikan momentum untuk menunjukkan semangat dan sportivitas sekaligus menjaga nama baik Kabupaten Kepulauan Meranti.
Sementara itu, Ketua KONI Provinsi Riau Iskandar Hoesin menilai Kepulauan Meranti memiliki potensi atlet yang cukup besar. Sejumlah atlet asal Meranti bahkan telah mampu menorehkan prestasi di tingkat nasional maupun internasional.
Menurut Iskandar, potensi tersebut perlu dipetakan dan dibina secara serius agar Kepulauan Meranti dapat berkembang menjadi salah satu daerah penghasil atlet berprestasi di Provinsi Riau.
“Kepulauan Meranti memiliki atlet-atlet potensial yang mampu berprestasi lebih tinggi. KONI Kepulauan Meranti perlu mengkaji dan menganalisis lebih dalam potensi atlet dan cabang olahraga yang menjadi unggulan,” ujar Iskandar.
Ia optimistis, dengan pembinaan yang serius, terarah, dan berkelanjutan, Kepulauan Meranti dapat menjadi salah satu lumbung atlet berprestasi Provinsi Riau, bahkan melahirkan atlet yang mampu berkiprah di tingkat nasional dan internasional.
Mengakhiri sambutannya, Sudandri mengajak seluruh jajaran KONI dan insan olahraga menyatukan langkah untuk membangun prestasi olahraga daerah.
“Kepada pengurus KONI masa bakti 2026-2030, sekali lagi saya ucapkan selamat menjalankan amanah. Mari kita satukan langkah, kita kuatkan pembinaan dan kita bangun prestasi olahraga Kepulauan Meranti secara bersama-sama,” pungkasnya.[rr/mgi]