Portal Berita Online

ROHUL--Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hulu (Rohul) memperpanjang kebijakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) hingga Rabu (16/9/2026). Kebijakan tersebut diberlakukan karena wilayah Rohul masih diselimuti kabut asap.
Kebijakan itu tertuang dalam Surat Edaran (SE) Bupati Rohul Nomor 28 Tahun 2026 tertanggal 15 September 2026 tentang Kewaspadaan dan Langkah Antisipasi Dampak Kabut Asap bagi Satuan Pendidikan di Kabupaten Rohul.
Dalam SE tersebut, PJJ dari rumah yang mulai diberlakukan pada Selasa (15/9/2026) diperpanjang hingga Rabu (16/9/2026). Sekolah tidak diperkenankan menghadirkan siswa, baik untuk kegiatan pembelajaran maupun aktivitas lainnya.
Pemkab Rohul meminta seluruh satuan pendidikan memastikan PJJ tetap berjalan efektif dan tidak membebani peserta didik. Materi dan pelaksanaan pembelajaran dari rumah diharapkan disesuaikan dengan kondisi siswa agar proses belajar tetap berlangsung di tengah kondisi kabut asap.
“SE Bupati Rohul Nomor 28 Tahun 2026 sudah kita sebarkan ke Kordik Kecamatan dan Kepala Satuan Pendidikan PAUD, SD, dan SMP negeri/swasta se-Rohul. Kegiatan PJJ atau daring dari rumah yang diterapkan Selasa (15/9/2026) diperpanjang hingga Rabu (16/9/2026) dan tidak diperkenankan menghadirkan siswa ke sekolah,” kata Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Kadisdikpora) Rohul, Alreza Ahyu.
Alreza mengatakan kepala satuan pendidikan diminta memastikan kegiatan PJJ berjalan efektif dan sebagaimana mestinya serta tidak menambah beban peserta didik. Kebijakan tersebut harus dipatuhi seluruh satuan pendidikan sebagai langkah antisipasi terhadap dampak kabut asap.
“SE ini agar ditindaklanjuti seluruh satuan pendidikan PAUD, SD, dan SMP negeri maupun swasta. Koordinator Pendidikan Kecamatan juga diminta melakukan monitoring terhadap pelaksanaannya,” ujar Alreza.
Selama PJJ berlangsung, siswa diharapkan tetap mengikuti pembelajaran dari rumah dan menghindari aktivitas di luar ruangan. Orang tua atau wali murid juga diminta memastikan anak tetap berada di rumah serta tidak bermain atau melakukan kegiatan di luar rumah.
“Yang paling penting, kita sama-sama menjaga kesehatan dan keselamatan anak-anak. Selama PJJ ini, kami berharap orang tua dapat memastikan anak tetap di rumah dan mengurangi aktivitas di luar,” katanya.[rr/mcr]