Wali Kota Pekanbaru Apresiasi Pagelaran Wayang Kulit Kridho Laras Budaya


Rabu, 17-6-2026


Wali Kota Pekanbaru Apresiasi Pagelaran Wayang Kulit Kridho Laras Budaya
Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho, mengapresiasi pagelaran wayang kulit. [Foto: Pekanbaru.go.id]

PEKANBARU - Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, memberikan apresiasi atas digelarnya pagelaran wayang kulit oleh Sanggar Seni Kridho Laras Budaya yang berlangsung di Jalan Indrapuri, Pekanbaru, pada Minggu malam (15/6/2026).


Kegiatan tersebut digelar dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah sekaligus memeriahkan Hari Jadi Kota Pekanbaru ke-242.


Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan bahwa wayang kulit merupakan kesenian tradisional yang memiliki nilai budaya dan pesan moral yang kuat. Ia menilai pertunjukan ini tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat Jawa, tetapi juga dapat dinikmati oleh seluruh warga Pekanbaru dari berbagai latar belakang suku.


“Wayang kulit ini bukan hanya tontonan, tetapi juga tuntunan yang penuh makna untuk semua masyarakat,” ujarnya.


Agung juga berharap momentum peringatan Tahun Baru Islam dan HUT Kota Pekanbaru dapat menjadi semangat baru bagi masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan bersama.


Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Pekanbaru berkomitmen untuk terus mendukung pelestarian seni dan budaya daerah, termasuk kesenian wayang kulit. Menurutnya, kegiatan seperti ini perlu terus dikembangkan sebagai bagian dari identitas budaya kota.


Pada kesempatan tersebut, Wali Kota juga memberikan bantuan pribadi sebesar Rp10 juta kepada Sanggar Seni Kridho Laras Budaya sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian seni tradisional.


Sementara itu, pihak sanggar menyampaikan bahwa pagelaran tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat yang hadir. Antusiasme penonton dinilai menunjukkan bahwa seni budaya tradisional masih memiliki tempat di tengah masyarakat modern.


Pihak panitia juga menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan memperkenalkan serta melestarikan budaya Jawa kepada masyarakat luas, dengan rangkaian acara yang berlangsung sejak pagi hingga malam hari.[rr/pgi]

Penulis Riau Raya
Editor Lukman Hakim
  • BERITA TERKAIT

  • TAG TERKAIT