Portal Berita Online

PEKANBARU--Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru atas strategi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang dinilai efektif dan tidak membebani masyarakat. Apresiasi tersebut disampaikan Mendagri dalam Rapat Kerja bersama Komisi II DPR RI di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (8/6/2026).
Dalam kesempatan itu, Mendagri menyebut Pemko Pekanbaru sebagai salah satu daerah yang berhasil meningkatkan PAD secara signifikan melalui pendekatan inovatif dan kemudahan layanan perizinan.
“Pekanbaru, saya selalu memuji dan mengirimkan tim ke sana. Wali Kota Pekanbaru, PAD mereka dari Rp 800 miliar pada 2024 bisa menjadi Rp 1,2 triliun di 2025,” ujar Tito Karnavian, dikutip dari TV Parlemen.
Ia menegaskan, peningkatan PAD tersebut tidak terlepas dari kebijakan pemerintah daerah yang mempermudah proses perizinan dan pembayaran pajak serta retribusi.
“Masyarakat sebenarnya banyak yang ingin membayar pajak, tapi kadang dipersulit. Kalau dipermudah, mereka mau bayar. Ini dibuktikan oleh Wali Kota Pekanbaru,” jelasnya.
Menurut Mendagri, langkah tersebut tidak hanya berdampak pada peningkatan pendapatan daerah, tetapi juga mencerminkan tata kelola pemerintahan yang lebih modern, transparan, dan pro-masyarakat.
Ia juga mengajak kepala daerah lain di Indonesia untuk mencontoh strategi yang diterapkan Pemko Pekanbaru dalam meningkatkan PAD tanpa membebani warga.
“Pendekatan seperti ini perlu diadopsi daerah lain karena terbukti efektif,” tambahnya.[rr/prokopim]