Tim Monev Aceh I Satgas PRR Pusat Tinjau Langsung Penanganan Pascabencana di Bener Meriah


Minggu, 2-8-2026


Tim Monev Aceh I Satgas PRR Pusat Tinjau Langsung Penanganan Pascabencana di Bener Meriah
Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) Aceh 1 Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (Satgas PPR) dipimpin Laksamana Pertama TNI Nouldy Jan Tangka, Kombes Pol Suwinto, S.I.K dan lainnya sedang di Kabupaten Bener Meriah Aceh.

BENERMERIAH--Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) Aceh I Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (Satgas PRR) Pusat melakukan kunjungan ke Kabupaten Bener Meriah, Sabtu (1/8/2026), untuk memastikan percepatan penanganan dampak bencana berjalan sesuai rencana dan kebutuhan masyarakat.


Kegiatan monitoring dipimpin Laksamana Pertama TNI Nouldy Jan Tangka bersama tim lintas kementerian dan lembaga yang terdiri atas perwakilan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Kementerian Pekerjaan Umum, Balai Wilayah Sungai (BWS), Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), serta instansi terkait lainnya.


Kedatangan rombongan disambut Bupati Bener Meriah, Tagore Abubakar, didampingi Wakil Bupati, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), dan jajaran pemerintah daerah di Pendopo Bupati Bener Meriah.


Dalam sambutannya, Tagore Abubakar menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat yang dinilai terus mendampingi masyarakat sejak masa tanggap darurat hingga proses pemulihan pascabencana.


"Kami sangat bahagia dan bangga. Ini adalah bukti nyata bahwa pemerintah pusat selalu hadir. Mulai dari awal bencana hingga hari ini, bantuan terus kami rasakan dan masyarakat kami sudah banyak yang terbantu," ujar Tagore.


Rapat koordinasi kemudian membahas perkembangan penanganan pascabencana, mulai dari pendataan kerusakan hingga progres rehabilitasi di berbagai sektor. Infrastruktur jalan, lahan pertanian, sawah, perkebunan kopi, fasilitas pendidikan, rumah ibadah, hingga sarana kesehatan menjadi fokus utama pembahasan.


Selain mengevaluasi pelaksanaan program yang sedang berjalan, tim juga menyusun langkah-langkah lanjutan agar proses rehabilitasi dan rekonstruksi dapat dilaksanakan secara tepat sasaran berdasarkan data lapangan dan kebijakan pemerintah pusat.


Ketua Tim Monev, Laksamana Pertama TNI Nouldy Jan Tangka, menegaskan bahwa monitoring bertujuan memastikan seluruh data kerusakan terdokumentasi secara akurat sebagai dasar pengambilan kebijakan oleh kementerian dan lembaga terkait.


"Kami hadir sebagai perwakilan pemerintah pusat untuk membantu menyelesaikan berbagai permasalahan di daerah, khususnya di Kabupaten Bener Meriah," tegasnya.


Sementara itu, anggota Tim Monev Aceh I Satgas PRR Pusat, Kombes Pol Suwinto SIK, mengatakan monitoring dan evaluasi tidak hanya berfokus pada pemeriksaan administrasi, tetapi juga memastikan kondisi riil di lapangan sehingga setiap program rehabilitasi dan rekonstruksi benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat terdampak.


"Melalui monitoring dan evaluasi ini kami ingin memastikan seluruh proses rehabilitasi dan rekonstruksi berjalan efektif, tepat sasaran, serta sesuai dengan kondisi yang sebenarnya di lapangan. Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci agar pemulihan pascabencana dapat berlangsung lebih cepat dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," ujar Suwinto.


Usai rapat koordinasi, rombongan melanjutkan peninjauan ke sejumlah lokasi terdampak bencana di Kabupaten Bener Meriah. Peninjauan dilakukan untuk mencocokkan data kerusakan sekaligus mengidentifikasi kebutuhan prioritas masyarakat, terutama di wilayah yang masih berpotensi mengalami longsor susulan.


Rangkaian kegiatan diakhiri dengan foto bersama Bupati dan Wakil Bupati Bener Meriah, Forkopimda, kepala perangkat daerah, serta Tim Satgas PRR Pusat sebagai simbol komitmen bersama dalam mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana demi memulihkan kehidupan masyarakat dan mendukung pembangunan daerah.[rls]

Penulis Riau Raya
Editor Lukman Hakim
  • BERITA TERKAIT

  • TAG TERKAIT