Portal Berita Online

BATAM--Serikat Perusahaan Pers (SPS) Cabang Provinsi Riau menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) 2026 di Zest Hotel, Batam, Kepulauan Riau, pada 9-11 Oktober 2026.
Mengusung tema “Restrukturisasi Organisasi Media yang Adaptif terhadap Perubahan Pasar dan Efisiensi Operasional”, kegiatan ini menjadi momentum bagi para pengusaha media di Riau untuk memperkuat tata kelola perusahaan pers, meningkatkan efisiensi operasional, serta menghadapi tantangan transformasi digital yang terus berkembang.
Kegiatan tersebut diisi dengan pemaparan laporan panitia, sambutan Ketua SPS Riau, bimbingan teknis mengenai pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dan diversifikasi bisnis media, serta pembahasan program kerja melalui Rakerda.
Ketua Panitia Pelaksana, Fitrah, mengawali rangkaian acara dengan menyampaikan laporan mengenai persiapan teknis, alur kegiatan, serta rincian anggaran pelaksanaan Bimtek dan Rakerda SPS Riau 2026.
Ia menjelaskan, persiapan kegiatan telah dimulai pada Kamis (8/10/2026), ditandai dengan pembagian seragam dan atribut resmi di Sekretariat SPS Riau, Jalan Sumatera, Pekanbaru.
Rombongan kemudian berangkat dari Pekanbaru pada Jumat (9/10/2026). Perjalanan dimulai melalui Bandara Sultan Syarif Kasim II menggunakan maskapai Lion Air, sebelum tiba di Bandara Hang Nadim, Batam.
Fitrah mengatakan, rangkaian perjalanan hingga kedatangan peserta di lokasi kegiatan berlangsung sesuai agenda yang telah disusun panitia.
“Seluruh rangkaian perjalanan mulai dari penjemputan bus menuju lokasi, registrasi, hingga pembukaan acara di Ballroom Zest Hotel Batam berjalan lancar sesuai jadwal. Kami juga menyampaikan transparansi rincian dana kegiatan serta memperkenalkan anggota dan pengurus baru yang resmi memperkuat barisan SPS Riau,” ungkap Fitrah.
Ketua SPS Riau, Saidul Tombang, secara resmi membuka kegiatan Bimtek dan Rakerda 2026. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi kerja panitia dan seluruh jajaran pengurus yang telah mempersiapkan kegiatan tersebut.
Saidul menegaskan, SPS Riau memiliki komitmen untuk terus menjaga eksistensi organisasi sekaligus meningkatkan kualitas pengelolaan perusahaan pers di daerah.
“SPS Riau hingga saat ini tetap diakui sebagai salah satu pengurus daerah SPS terbaik dan paling aktif di Indonesia,” tegas Saidul.
Menurutnya, capaian tersebut harus dipertahankan melalui peningkatan kapasitas manajemen, kepatuhan terhadap standar profesional pers, serta penguatan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.
Ia juga menekankan pentingnya kemampuan perusahaan media untuk beradaptasi dengan perubahan pasar dan perkembangan teknologi agar tetap kompetitif dan berkelanjutan.
Salah satu agenda utama kegiatan ini adalah bimbingan teknis mengenai modernisasi tata kelola perusahaan pers. Narasumber, Hasbi, memaparkan pentingnya pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) serta optimalisasi manajemen operasional perusahaan media.
Dalam pemaparannya, Hasbi menjelaskan bahwa AI dapat dimanfaatkan sebagai instrumen pendukung untuk meningkatkan efisiensi kerja, membantu analisis pasar, dan menunjang pengembangan bisnis media.
Namun, pemanfaatan teknologi tersebut perlu ditempatkan sebagai alat bantu yang mendukung kerja jurnalistik, bukan sebagai pengganti peran jurnalis dalam menjalankan tugasnya.
Selain transformasi digital, Hasbi juga menyoroti pentingnya diversifikasi usaha bagi perusahaan pers. Menurutnya, perusahaan media perlu mengembangkan sumber pendapatan baru yang relevan agar tidak hanya bergantung pada model bisnis konvensional.
Upaya tersebut dinilai penting untuk memperkuat pendapatan (revenue), meningkatkan daya saing, dan menjaga keberlanjutan perusahaan media di tengah perubahan industri pers.
Setelah pelaksanaan Bimtek, kegiatan dilanjutkan dengan Rakerda SPS Riau yang dipimpin Ketua Dewan Pertimbangan SPS Riau, Makmur.
Forum tersebut membahas sejumlah program kerja strategis untuk mendukung pengembangan organisasi dan memperkuat ekosistem perusahaan pers di Provinsi Riau.
Selain menetapkan agenda kerja di tingkat daerah, Rakerda juga menyepakati sejumlah masukan dan rekomendasi yang akan dibawa SPS Riau ke Rapat Kerja Nasional (Rakernas) SPS mendatang.
Rakernas tersebut dijadwalkan berlangsung di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, pada November 2026.
Rangkaian kegiatan hari pertama ditutup dengan sesi foto bersama yang diikuti jajaran pengurus, dewan pertimbangan, dan seluruh peserta.
Berdasarkan agenda yang disusun panitia, rangkaian kegiatan SPS Riau berlanjut pada Sabtu (10/10/2026) dengan rencana city tour ke Singapura.
Sejumlah destinasi yang masuk dalam agenda tentatif tersebut antara lain Jewel Changi, Universal Studios Singapore, Merlion Park, Gardens by the Bay, Bugis Street, dan Orchard Road.
Selanjutnya, pada Minggu (11/10/2026), rombongan SPS Riau dijadwalkan melakukan kunjungan media ke kantor redaksi BatamNews.com sebelum kembali ke Pekanbaru.
Kunjungan tersebut direncanakan menjadi ajang berbagi pengalaman dan wawasan mengenai pengelolaan media digital, termasuk strategi menghadapi perubahan pola konsumsi informasi dan perkembangan industri media kontemporer.
Setelah seluruh agenda selesai, rombongan dijadwalkan bertolak kembali ke Pekanbaru pada Minggu sore.
Melalui Bimtek dan Rakerda 2026 ini, SPS Riau diharapkan semakin solid dalam memperkuat organisasi, meningkatkan profesionalisme pengelolaan perusahaan pers, serta mendorong transformasi digital dan diversifikasi bisnis media agar mampu bertahan dan berkembang di tengah persaingan industri yang semakin dinamis. [Wan]