Perbaikan Jalan Minas-Perawang Libatkan 24 Perusahaan, Investasi Capai Rp28 Miliar


Minggu, 28-6-2026


Perbaikan Jalan Minas-Perawang Libatkan 24 Perusahaan, Investasi Capai Rp28 Miliar

SIAK--Pemerintah Provinsi Riau menggandeng 24 perusahaan untuk mempercepat perbaikan ruas Jalan Simpang Minas-Simpang Pemda-Simpang Tualang Timur di Kabupaten Siak. Langkah ini dilakukan untuk mengatasi kerusakan jalan yang menjadi jalur penting bagi aktivitas industri.


Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR-PKPP Riau, Zulfahmi, mengatakan pihaknya menangani langsung sekitar satu kilometer dari total ruas jalan yang mengalami kerusakan. Sementara bagian lainnya dikerjakan melalui dukungan dan kolaborasi dengan pihak swasta.


"Penanganan oleh Dinas PUPR-PKPP Riau dilakukan sepanjang 1 kilometer, sedangkan sisanya melibatkan perusahaan yang beraktivitas di kawasan tersebut," ujar Zulfahmi, Sabtu (27/6/2026).


Menurutnya, perbaikan menggunakan metode rigid pavement atau konstruksi beton kaku karena jalan tersebut memiliki tingkat beban lalu lintas tinggi. Ruas ini menjadi akses utama kendaraan industri, termasuk pengangkutan kelapa sawit, kayu, aktivitas pelabuhan, serta mobilitas kawasan industri Perawang menuju jalur lintas timur.


Sebanyak 24 perusahaan dilibatkan dalam program tersebut, di antaranya PT Pertamina Hulu Rokan (PHR), Pelindo, Indah Kiat Pulp and Paper, Arara Abadi Group, PTPN IV Region III, serta sejumlah perusahaan perkebunan dan industri lainnya.


Keterlibatan perusahaan dibagi dalam empat klaster berdasarkan sektor usaha. Klaster Migas dikoordinasikan oleh PT PHR, Klaster Perkayuan oleh PT Arara Abadi, Klaster Sawit oleh PT Surya Inti Raya, dan Klaster Transporter dikoordinasikan oleh PT Pelindo.


Masing-masing klaster memiliki tanggung jawab memperbaiki segmen jalan sepanjang sekitar 700 meter. Untuk tahap awal, pengerjaan beberapa klaster akan dimulai pada Agustus hingga Oktober 2026.


Zulfahmi menjelaskan, pengerjaan oleh Dinas PUPR-PKPP Riau telah dimulai sejak Juni 2026 dari titik STN 0+100 atau setelah akses keluar tol. Perbaikan sepanjang 3,4 kilometer ditargetkan selesai pada Desember mendatang, sedangkan sisanya akan dilanjutkan pada tahun berikutnya.


Untuk pekerjaan rigid beton sepanjang 1 kilometer yang dikerjakan pemerintah, anggaran yang disiapkan sekitar Rp10 miliar. Sementara total dukungan investasi dari perusahaan untuk perbaikan ruas jalan tersebut diperkirakan mencapai Rp28 miliar.


"Kami mengapresiasi perusahaan yang ikut berkolaborasi dalam perbaikan jalan ini. Kerja sama seperti ini akan terus kami tingkatkan ke depan," kata Zulfahmi.[rr/mcr]

Penulis Riau Raya
Editor Lukman Hakim
  • BERITA TERKAIT

  • TAG TERKAIT