Portal Berita Online

PEKANBARU--Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru segera menyalurkan bantuan seragam sekolah gratis bagi lebih dari 20 ribu peserta didik baru tingkat SD dan SMP negeri untuk tahun ajaran 2026/2027.
Program ini ditujukan untuk membantu meringankan beban orang tua dalam memenuhi kebutuhan perlengkapan sekolah anak. Saat ini, proses pengadaan seragam dilaporkan telah mencapai 99 persen dan tinggal menunggu pengiriman seragam olahraga untuk sejumlah sekolah.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Abdul Jamal, mengatakan pihaknya akan mengatur jadwal pembagian setelah seluruh seragam diterima.
“Kalau totalnya sekarang sudah 99 persen. Tinggal menunggu pengiriman baju olahraga untuk beberapa sekolah lagi dan sekarang sudah dalam perjalanan,” kata Jamal, Selasa (27/10/2026).
Ia menjelaskan, setelah seluruh perlengkapan tersedia, Dinas Pendidikan akan melaporkan kesiapan tersebut kepada Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho untuk berkoordinasi mengenai jadwal penyaluran.
“Tentu kita koordinasikan dulu dengan pimpinan, Pak Wali, baru kita tentukan jadwal di mana untuk dilakukan pembagian. Secepatnya dibagikan, karena sebenarnya kita sudah siap,” ujarnya.
Dalam program tersebut, setiap peserta didik akan memperoleh tiga stel seragam, yakni seragam wajib, seragam olahraga, dan seragam pramuka. Untuk siswa SD, seragam wajib yang disiapkan berwarna merah putih, sedangkan siswa SMP menerima seragam putih biru.
Berdasarkan data Dinas Pendidikan, penerima bantuan terdiri atas sekitar 9.800 siswa SD dan 11.000 siswa SMP. Dengan demikian, program ini menyasar lebih dari 20 ribu peserta didik baru di sekolah negeri.
Jamal menyebutkan, bantuan tersebut merupakan bagian dari upaya Pemko Pekanbaru di bawah kepemimpinan Wali Kota Agung Nugroho dan Wakil Wali Kota Markarius Anwar untuk mendukung akses pendidikan serta membantu keluarga yang kesulitan membeli perlengkapan sekolah.
Menurutnya, pemerintah perlu hadir agar keterbatasan ekonomi tidak menjadi penghalang bagi anak-anak untuk mengikuti kegiatan belajar di sekolah.
“Karena memang tidak semua anak di Kota Pekanbaru ini orang tuanya memiliki biaya untuk membeli baju seragam, sehingga pemerintah hadir untuk memberikan mereka sekolah gratis,” tutupnya.[rr/pgi]