Mahasiswa KUKERTA UNRI Dorong Inovasi Olahan Nanas untuk Perkuat UMKM dan Ekonomi Lokal di Desa Tanjung Leban


Sabtu, 18-7-2026


Mahasiswa KUKERTA UNRI Dorong Inovasi Olahan Nanas untuk Perkuat UMKM dan Ekonomi Lokal di Desa Tanjung Leban

ROKANHILIR--Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) Universitas Riau Kelompok Desa Tanjung Leban Tahun 2026 melaksanakan program kerja bertajuk "Pemanfaatan Hasil Pertanian Nanas melalui Pembuatan Produk Olahan Inovatif" pada 9 Juli 2026 di Sekolah Al-Khoir, Desa Tanjung Leban, Kecamatan Kubu, Kabupaten Rokan Hilir.


Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan mengoptimalkan potensi komoditas nanas melalui pengembangan produk olahan bernilai tambah. Program tersebut diharapkan dapat membuka peluang usaha baru sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat setempat.


Dalam pelatihan tersebut, mahasiswa KUKERTA memperkenalkan pembuatan minuman herbal berbahan dasar rempah-rempah yang dipadukan dengan olahan nanas. Produk inovatif ini memanfaatkan berbagai jenis rempah yang dikenal memiliki manfaat bagi kesehatan, seperti membantu meningkatkan daya tahan tubuh, menghangatkan badan, serta mengandung antioksidan alami.


Pelatihan berlangsung interaktif dengan melibatkan ibu-ibu Desa Tanjung Leban dan mendapat dukungan dari Sekolah Al-Khoir. Kolaborasi ini menjadi wujud sinergi antara perguruan tinggi, lembaga pendidikan, dan masyarakat dalam mendorong inovasi pangan berbasis potensi lokal.


Selain praktik pembuatan produk, peserta juga memperoleh pembekalan mengenai pengolahan pangan yang higienis, teknik menjaga kualitas produk, serta pentingnya inovasi untuk meningkatkan nilai jual hasil pertanian. Pengolahan komoditas lokal menjadi produk bernilai tambah dinilai sebagai strategi yang efektif untuk meningkatkan daya saing sekaligus mengurangi ketergantungan pada penjualan hasil panen dalam bentuk bahan mentah.


Program ini diharapkan mampu menginspirasi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Tanjung Leban untuk mengembangkan berbagai produk berbasis nanas maupun komoditas lokal lainnya. Diversifikasi produk tidak hanya meningkatkan nilai ekonomi hasil pertanian, tetapi juga membuka peluang usaha baru, memperkuat identitas produk khas desa, serta memperluas akses pasar yang pada akhirnya berdampak pada peningkatan pendapatan masyarakat.


Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KUKERTA Universitas Riau, Sispa Pebrian SP MSi, mengapresiasi semangat mahasiswa dalam melaksanakan program kerja yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.


"Kami sangat mengapresiasi program kerja KUKERTA Membangun Kampung Tahun 2026 yang telah disusun dan dilaksanakan oleh mahasiswa. Program seperti ini bukan hanya memberikan manfaat bagi masyarakat, tetapi juga menjadi media pembelajaran yang sangat berharga bagi mahasiswa untuk belajar hidup bermasyarakat, memahami kebutuhan masyarakat desa, serta menjadi bagian dari kehidupan sosial di Desa Tanjung Leban. Pengalaman ini merupakan langkah awal dalam membentuk karakter, kepemimpinan, dan kompetensi mahasiswa sebelum nantinya menyelesaikan pendidikan di Universitas Riau dan terjun langsung ke tengah masyarakat," ujarnya.


Ia menambahkan bahwa program tersebut sejalan dengan upaya mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya dalam pemberdayaan UMKM dan penguatan ekonomi lokal. Melalui pemanfaatan sumber daya lokal menjadi produk bernilai tambah, masyarakat didorong untuk menciptakan peluang usaha yang lebih inovatif, meningkatkan pendapatan, serta membangun kemandirian ekonomi desa secara berkelanjutan.


Mahasiswa KUKERTA Universitas Riau berharap kegiatan ini tidak berhenti pada tahap pelatihan, tetapi menjadi titik awal lahirnya berbagai produk unggulan Desa Tanjung Leban. Ke depan, diperlukan sinergi antara masyarakat, kelompok UMKM, pemerintah desa, dan berbagai pemangku kepentingan dalam melakukan pendampingan, peningkatan kualitas produk, pengemasan yang lebih menarik, sertifikasi produk, hingga penguatan strategi pemasaran agar produk lokal mampu bersaing di pasar yang lebih luas.


Melalui program KUKERTA Membangun Kampung Tahun 2026, Universitas Riau terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan solusi berbasis ilmu pengetahuan untuk mendukung pembangunan desa, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sekaligus memperkuat peran mahasiswa sebagai agen perubahan.


Mahasiswa KUKERTA Desa Tanjung Leban juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Riau atas dukungan dan fasilitasi yang diberikan selama pelaksanaan KUKERTA Membangun Kampung Tahun 2026. Dukungan tersebut menjadi motivasi bagi mahasiswa untuk terus menghadirkan program-program pengabdian yang inovatif, bermanfaat, dan berkelanjutan bagi masyarakat desa. [Yat]

Penulis Riau Raya
Editor Lukman Hakim
  • BERITA TERKAIT

  • TAG TERKAIT