Kwarda Pramuka Riau Bersiap Gelar Musda


Minggu, 18-5-2025


Kwarda Pramuka Riau Bersiap Gelar Musda
Foto:Istimewa.

PEKANBARU - Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Riau tengah bersiap menyelenggarakan Musyawarah Daerah (Musda), sebuah forum tertinggi pengambilan keputusan organisasi tingkat provinsi. Salah satu agenda strategis yang akan dibahas dalam Musda kali ini adalah pemilihan Ketua Umum Kwarda Riau yang baru, seiring berakhirnya masa kepemimpinan Kasiaruddin.


Kasiaruddin, yang melanjutkan kepemimpinan H.M. Azaly Djohan, SH., yang meninggal dunia pada 21 Desember 2021 telah menuntaskan masa baktinya sebagai Ketua Kwarda Riau. Oleh karena itu, pemilihan ketua umum baru menjadi bagian penting dari Musda untuk memastikan kesinambungan kepemimpinan dan program kerja Gerakan Pramuka di Bumi Lancang Kuning.


Dua nama yang saat ini santer disebut-sebut akan maju dalam bursa calon Ketua Umum adalah Irwan Nasir, mantan Bupati Kepulauan Meranti dua periode, dan Indra Irianto, SH., yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris Kwarda Riau.


Irwan Nasir dikenal luas sebagai figur berpengalaman di bidang pemerintahan dan organisasi. Kiprahnya di Kepulauan Meranti selama dua periode dinilai sukses mendorong pembangunan daerah, termasuk dalam aspek kepemudaan dan pendidikan karakter.


Sementara itu, Indra Irianto yang akrab dipanggil Indra Santos merupakan sosok internal Pramuka yang telah lama berkecimpung dalam struktur organisasi. Sebagai Sekretaris Kwarda Riau saat ini, ia dinilai memahami dinamika internal organisasi serta memiliki pengalaman administratif yang kuat untuk melanjutkan estafet kepemimpinan.


“Ini momentum penting untuk regenerasi kepemimpinan di tubuh Kwarda. Kita butuh sosok yang punya visi kebangsaan, paham arah gerakan, dan bisa menjembatani kader-kader muda,” ujar salah seorang pengurus Kwartir Cabang (Kwarcab) yang meminta namanya tidak disebutkan.


Salah seorang pengurus Kwarda mengatakan bahwa semua pengurus dan anggota menunggu pelaksanaan Musda. Karena selain pemilihan Ketua Umum, Musda juga akan membahas evaluasi program kerja, penataan organisasi, serta rekomendasi strategis untuk pengembangan Gerakan Pramuka di Provinsi Riau.


“Musda ini akan kita laksanakan sesuai dengan AD/ART Gerakan Pramuka. Kita harapkan partisipasi aktif seluruh Kwarcab dan peserta penuh untuk menghasilkan keputusan-keputusan terbaik demi kemajuan Pramuka Riau,” kata salah satu pengurus Kwarda yang tidak mau namanya disebutkan. 


Musda Kwarda Riau diperkirakan akan menjadi ajang konsolidasi penting dalam menghadapi tantangan zaman, terutama dalam pembinaan generasi muda yang berkarakter, mandiri, dan berjiwa kebangsaan. Persaingan antara figur eksternal dan internal organisasi juga diprediksi akan memunculkan dinamika menarik dalam forum lima tahunan ini.


Dengan mengemukanya nama-nama kuat seperti Irwan Nasir dan Indra Santos, serta berakhirnya masa jabatan Ketua Kwarda sebelumnya, Pramuka Riau memasuki babak baru penentuan arah organisasi. Siapakah yang akan terpilih memimpin gerakan ini ke depan? Semua akan ditentukan melalui musyawarah yang demokratis dalam Musda mendatang.

Penulis Azmi Bin Rozali
Editor Lukman Hakim
  • BERITA TERKAIT

  • TAG TERKAIT