KH Muhammad Mursyid Silaturahmi ke Pesantren Terpadu Insan Cendekia Kampar, Tegaskan Jati Diri Santri sebagai Benteng Umat


Selasa, 21-7-2026


KH Muhammad Mursyid Silaturahmi ke Pesantren Terpadu Insan Cendekia Kampar, Tegaskan Jati Diri Santri sebagai Benteng Umat

KAMPAR--Anggota DPD RI asal Riau, KH Muhammad Mursyid, melakukan kunjungan silaturahmi ke Pesantren Terpadu Insan Cendekia di Salo, Kabupaten Kampar, Riau, pada Selasa (21/7/2026). Kehadiran beliau disambut hangat oleh pimpinan yayasan, para guru, serta ratusan santri dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan.


Dalam sambutannya, Ketua Yayasan Pesantren Terpadu Insan Cendekia, Ust Nur Ikhwan, menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut. Menurutnya, di tengah kesibukannya sebagai anggota DPD RI, KH Muhammad Mursyid tetap meluangkan waktu untuk bersilaturahim ke pesantren tanpa harus menunggu undangan resmi.


"Biasanya pejabat datang setelah diundang. Namun, KH Muhammad Mursyid justru berinisiatif datang untuk bersilaturahim. Inilah teladan seorang santri yang menjadi pemimpin di Indonesia, tetap dekat dengan pesantren dan tidak melupakan tempat tumbuhnya nilai-nilai perjuangan," ujar Ust Nur Ikhwan.


Ia juga menjelaskan bahwa Pesantren Terpadu Insan Cendekia yang dipimpin oleh KH Muslim Jalal telah berdiri selama kurang lebih delapan tahun. Selama itu pula, pesantren terus berkembang sebagai lembaga pendidikan Islam yang konsisten mencetak generasi qurani, berakhlak mulia, dan berprestasi.


Dalam arahannya kepada para santri, KH Muhammad Mursyid menegaskan bahwa jati diri sebagai santri merupakan kekuatan utama dalam membangun umat dan bangsa. Ia juga memperkenalkan dirinya sebagai alumni Pesantren Daarul Rahman yang diasuh Prof KH Syukron Ma'mun.


"Saya ini seorang santri, alumni Pesantren Daarul Rahman yang diasuh Prof KH Syukron Ma'mun. Santri harus hadir untuk umat dan menjadi benteng dalam menghadapi berbagai tantangan zaman. Raihlah cita-cita setinggi-tingginya, bahagiakan kedua orang tua, dan jangan pernah lupakan bahwa Pesantren Terpadu Insan Cendekia adalah tempat menimba ilmu yang akan menjadi bekal kehidupan dunia dan akhirat," pesannya di hadapan para santri.


Kunjungan tersebut menjadi momentum untuk mempererat ukhuwah antara dunia pesantren dan para pemimpin yang lahir dari lingkungan pesantren. Kehadiran KH Muhammad Mursyid diharapkan menjadi inspirasi bagi para santri untuk terus belajar, menjaga akhlak, serta mempersiapkan diri menjadi generasi pemimpin yang berilmu, berintegritas, dan mengabdikan diri kepada agama, bangsa, dan negara.[Wan]

Penulis Riau Raya
Editor Lukman Hajim
  • BERITA TERKAIT

  • TAG TERKAIT