Dinkes Pekanbaru Catat 3.605 Kasus Baru TBC hingga September 2026


Selasa, 29-9-2026


Dinkes Pekanbaru Catat 3.605 Kasus Baru TBC hingga September 2026
Ilustrasi.

PEKANBARU--Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pekanbaru mencatat 3.605 kasus baru tuberkulosis (TBC) hingga 20 September 2026. Jumlah tersebut mencapai 68,2 persen dari target penemuan kasus tahun ini sebanyak 5.280 kasus.


Kepala Dinkes Kota Pekanbaru Hazli Fendriyanto mengatakan, upaya penemuan kasus TBC terus dilakukan secara aktif melalui fasilitas pelayanan kesehatan maupun kegiatan di lapangan.


Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan masyarakat yang terinfeksi TBC dapat segera mendapatkan penanganan dan pengobatan.


"Hingga 20 September tahun ini, sebanyak 3.605 kasus baru sudah ditemukan dari target 5.280 kasus. Selain itu, sebanyak 15.395 orang terduga TBC telah ditemukan melalui Standar Pelayanan Minimal (SPM), atau 54,6 persen dari target 28.220 orang," kata Hazli, Senin (28/9/2026).


Hazli mengatakan, capaian penemuan kasus tahun ini masih perlu ditingkatkan. Sebagai perbandingan, pada 2025 Dinkes Pekanbaru berhasil menemukan 5.505 kasus TBC atau mencapai 114 persen dari target Kementerian Kesehatan.


Capaian tersebut menjadi evaluasi sekaligus motivasi bagi Dinkes Pekanbaru untuk memperluas penemuan kasus di seluruh wilayah. Selain menemukan kasus, pemerintah juga memastikan pasien yang telah terdiagnosis menjalani pengobatan hingga tuntas.


"Kami menargetkan angka keberhasilan pengobatan atau treatment success rate (TSR) dapat mencapai target nasional sebesar 90 persen," ujarnya.


Untuk memperkuat pelaksanaan program, Dinkes Pekanbaru juga memberikan apresiasi kepada fasilitas pelayanan kesehatan yang mencatat kinerja baik dalam penanganan TBC.


Puskesmas Sidomulyo mencatat kinerja tertinggi pada 2025, baik dalam penemuan kasus maupun tingkat keberhasilan pengobatan yang mencapai 99 persen.


Sementara itu, Puskesmas Payung Sekaki, Rejosari, Sapta Taruna, Sail, dan Langsat mencatat tingkat keberhasilan pengobatan di atas 97 persen.


Capaian tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh puskesmas di Kota Pekanbaru untuk terus meningkatkan penemuan kasus sekaligus memastikan pasien TBC menyelesaikan pengobatan hingga tuntas.[rr/mc]

Penulis Riau Raya
Editor Lukman Hakim
  • BERITA TERKAIT

  • TAG TERKAIT