Cegah Anak Tenggelam, BPBD Pekanbaru Minta Orangtua Perketat Pengawasan


Jumat, 23-10-2026


Cegah Anak Tenggelam, BPBD Pekanbaru Minta Orangtua Perketat Pengawasan
BPBD Pekanbaru melakukan briefing sebelum pencarian korban hanyut. (Foto: Pekanbaru.go.id)

PEKANBARU--Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pekanbaru mengingatkan para orangtua agar tidak lengah mengawasi anak-anak yang bermain di sekitar sungai. Imbauan ini disampaikan menyusul dua peristiwa warga tenggelam dalam kurun waktu satu bulan terakhir, yang berujung pada kematian korban.


Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Kota Pekanbaru, Martin Manulok, menegaskan bahwa pengawasan orangtua sangat penting untuk mencegah kejadian serupa terulang, terutama saat anak-anak bermain atau berenang di kawasan perairan.


“Kami mengimbau supaya orangtua dapat mengawasi anak-anaknya saat bermain di tepi sungai. Jangan sampai berenang sembarangan hingga akhirnya tenggelam,” kata Martin, Kamis (22/10/2026).


Ia menyebutkan, salah satu peristiwa tenggelam terjadi pada 20 September 2026 di bekas galian proyek yang berada di sebelah Kompleks Taman Makam Pahlawan Kusuma Dharma. Dalam kejadian tersebut, petugas mengevakuasi korban dalam kondisi meninggal dunia.


Peristiwa serupa kembali terjadi pada 17 Oktober 2026. Seorang anak berusia 10 tahun dilaporkan tenggelam di Sungai Siak. Setelah dilakukan pencarian oleh BPBD bersama tim gabungan, korban ditemukan pada hari berikutnya dalam kondisi meninggal dunia.


Martin mengatakan, proses pencarian melibatkan petugas BPBD dan aparat gabungan. Namun, upaya tersebut berakhir duka setelah korban ditemukan tidak lagi bernyawa.


“Kami bersama tim gabungan melakukan pencarian pada hari kejadian. Kami temukan jasad korban satu hari setelahnya, korban sudah meninggal,” ungkapnya, didampingi Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Kota Pekanbaru, Suhendri.


Berkaca dari kejadian tersebut, BPBD kembali meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas anak-anak di sekitar sungai maupun lokasi berair lainnya.


Orangtua diminta tidak membiarkan anak berenang tanpa pengawasan, terlebih di lokasi yang memiliki kedalaman tidak diketahui atau berpotensi memiliki arus berbahaya.


BPBD berharap pengawasan keluarga dan kepedulian masyarakat dapat membantu mencegah kecelakaan di perairan, sehingga kejadian anak tenggelam tidak kembali terulang di Kota Pekanbaru.[rr/pgi]

Penulis Riau Raya
Editor Lukman Hakim
  • BERITA TERKAIT

  • TAG TERKAIT