Portal Berita Online

PEKANBARU - Tim Supervisi Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau melakukan peninjauan sekaligus penilaian terhadap Posko Kampung Tangguh Anti Narkoba di Kelurahan Kampung Dalam, Kecamatan Senapelan, Kamis (25/6/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen kepolisian dalam pemberantasan penyalahgunaan narkoba serta dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB tersebut dipimpin Kabag Bin Ops Direktorat Narkoba Polda Riau, AKBP Drs Yohannes Maruli Tua Sagala, selaku ketua tim penilai, didampingi anggota tim lainnya.
Kedatangan tim disambut oleh Kasat Resnarkoba Polresta Pekanbaru AKP Noki Loviko SH MH, bersama Wakasat AKP Safril SH MH, unsur Forkopimcam Senapelan, perangkat Kelurahan Kampung Dalam, Bhabinkamtibmas, Babinsa, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan, serta personel Satresnarkoba Polresta Pekanbaru.
Dalam proses penilaian, pengelola posko memaparkan berbagai program kerja, inovasi, serta langkah yang telah dilakukan dalam mendukung Program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN). Tim juga melakukan pengecekan sarana dan prasarana, pemeriksaan administrasi, serta verifikasi data melalui sesi tanya jawab.
Selain melakukan penilaian, tim supervisi memberikan sejumlah masukan dan arahan agar pelaksanaan Program Kampung Tangguh Anti Narkoba semakin efektif serta mampu meningkatkan partisipasi masyarakat dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba.
Kasat Resnarkoba Polresta Pekanbaru AKP Noki Loviko menyampaikan bahwa keberadaan Kampung Tangguh Anti Narkoba merupakan bentuk kolaborasi antara Polri, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari narkoba.
Ia menegaskan bahwa dukungan masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan program tersebut.
Dari hasil penilaian, Tim Supervisi Direktorat Narkoba Polda Riau menilai Posko Kampung Tangguh Anti Narkoba Kelurahan Kampung Dalam telah berjalan dengan baik. Program P4GN dinilai aktif terlaksana dengan dukungan sinergi antara Polri, pemerintah, dan masyarakat, serta menunjukkan komitmen kuat dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekitar. [Bem]