Portal Berita Online

PEKANBARU - PT Sarana Pembangunan Riau (SPR) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) anak perusahaan PT SPR Cipta Lestari, Jumat (26/6/2026). Dalam rapat tersebut, pemegang saham menetapkan susunan manajemen baru untuk perusahaan.
RUPS-LB yang berlangsung di Kantor PT SPR, Jalan Diponegoro, Pekanbaru, pukul 14.45 WIB itu memutuskan pengangkatan Suryadi Khusaini sebagai komisaris dan Fajar Menanti Simanjuntak sebagai direktur SPR Cipta Lestari. Keduanya menggantikan jajaran direksi sebelumnya, yakni Iyus Rizal dan Khuzaifah.
Rapat tersebut dihadiri para pemegang saham, termasuk Direktur PT SPR Dr H Haris Kampai yang didampingi Sekretaris Hariyanto Karim. Turut hadir jajaran direksi baru SPR Trada, yakni Aspandiar sebagai komisaris dan Suwandi sebagai direktur.
Dalam sambutannya, Haris Kampai mengatakan pergantian pengurus merupakan bagian dari penyegaran organisasi agar perusahaan dapat berkembang lebih baik. Ia berharap manajemen lama tetap menjalin komunikasi dengan jajaran baru untuk memastikan proses transisi berjalan lancar.
"Kepada Pak Iyus Rizal dan Pak Khuzaifah, saya harapkan tetap melakukan komunikasi dengan direksi yang baru, menyampaikan capaian serta berbagai persoalan yang dihadapi Cipta Lestari selama ini," ujar Haris.
Ia juga menegaskan, seluruh kebijakan strategis yang dilakukan SPR Cipta Lestari harus tetap berkoordinasi dengan perusahaan induk, terutama terkait rekrutmen pegawai, pengelolaan keuangan, serta pengadaan barang dan jasa.
"Apapun yang dilakukan terkait rekrutmen pegawai, keuangan, dan seluruh aktivitas pengadaan barang dan jasa harus berkoordinasi dengan SPR induk," tegasnya.
Usai pelaksanaan RUPS-LB SPR Cipta Lestari, Haris Kampai melanjutkan pertemuan dengan jajaran direksi baru SPR Trada untuk memperkuat sinergi antarperusahaan. Menurutnya, koordinasi yang baik antara perusahaan induk dan anak usaha menjadi kunci untuk mencapai target dan hasil yang maksimal.
"Koordinasi harus terus dilakukan sehingga kita akan mendapatkan hasil yang maksimal," tutup Haris. [Wan]