Pengendara Tertib Dapat Cokelat, Anak-anak Terima Helm Gratis di Operasi Patuh Pekanbaru


Sabtu, 31-10-2026


Pengendara Tertib Dapat Cokelat, Anak-anak Terima Helm Gratis di Operasi Patuh Pekanbaru

PEKANBARU--Ada cara berbeda yang dilakukan Satlantas Polresta Pekanbaru dalam menggelar Operasi Patuh Lancang Kuning 2026. Pada hari kelima pelaksanaannya, Jumat (30/10/2026), petugas menghadirkan maskot badut gajah sekaligus membagikan cokelat kepada pengendara yang tertib berlalu lintas.

Tak hanya itu, petugas juga membagikan helm berstandar Standar Nasional Indonesia (SNI) secara gratis kepada anak-anak yang dibonceng menggunakan sepeda motor tanpa helm atau mengenakan helm yang sudah tidak layak.

Kegiatan yang berlangsung di Jalan Soekarno-Hatta, tepatnya di kawasan U-turn Big Land, Pekanbaru, tersebut mengedepankan pendekatan edukatif dan humanis. Operasi ini turut melibatkan personel Subdenpom I/1-3 Pekanbaru dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru.

Kasat Lantas Polresta Pekanbaru Kompol Satrio BW Wicaksana mengatakan, kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan menertibkan pengendara, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya keselamatan berlalu lintas.

Menurutnya, kehadiran maskot badut gajah menjadi salah satu upaya menarik perhatian pengguna jalan, khususnya anak-anak, sehingga pesan keselamatan berlalu lintas dapat disampaikan dengan cara yang lebih menyenangkan.

"Bagi pengendara yang mematuhi aturan diberikan cokelat sebagai bentuk apresiasi. Sementara itu, anak-anak yang dibonceng tanpa helm atau menggunakan helm yang sudah tidak layak mendapatkan helm berstandar SNI secara gratis," ujar Satrio.

Dalam pelaksanaan operasi tersebut, petugas juga melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan yang melintas dan menindak 38 pengendara yang kedapatan melakukan pelanggaran lalu lintas.

Adapun sasaran penertiban meliputi pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm, kendaraan yang tidak sesuai spesifikasi teknis, serta pengendara yang melawan arus lalu lintas.

"Sasaran penertiban meliputi pengendara sepeda motor tanpa helm, kendaraan yang tidak sesuai spesifikasi teknis, hingga pengendara yang nekat melawan arus," jelasnya.

Satrio menegaskan, pendekatan humanis melalui edukasi dan pemberian apresiasi kepada pengendara yang tertib tetap diimbangi dengan penegakan hukum terhadap pelanggaran yang berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.

"Operasi Patuh hari ini, kami mengedepankan edukasi humanis. Pengendara tertib diberi cokelat, sedangkan anak-anak mendapat helm gratis untuk menanamkan kesadaran berlalu lintas sejak dini," ungkapnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan rambu-rambu lalu lintas, termasuk larangan melawan arus yang dapat memicu kecelakaan dan membahayakan pengguna jalan lainnya.

Melalui Operasi Patuh Lancang Kuning 2026, Satlantas Polresta Pekanbaru berharap kesadaran dan kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas semakin meningkat.

"Kami mengimbau masyarakat agar selalu mematuhi aturan dan rambu lalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan, serta mengutamakan keselamatan saat berkendara demi mencegah terjadinya kecelakaan di jalan raya," imbau Satrio.[rr/mcr]
Penulis Riau Raya
Editor Lukman Hakim
  • BERITA TERKAIT

  • TAG TERKAIT