Pemko Pekanbaru Libatkan Kader PKK untuk Tekan Angka Anak Putus Sekolah


Rabu, 1-7-2026


Pemko Pekanbaru Libatkan Kader PKK untuk Tekan Angka Anak Putus Sekolah
Pemko Pekanbaru, menggandeng kader Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) dalam menjaring anak putus sekolah tahun ini. (Foto: Pekanbaru.go.id).

PEKANBARU--Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru kembali memperkuat upaya pemerataan akses pendidikan dengan menggandeng kader Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) dalam mendata serta menjangkau anak-anak yang putus sekolah di seluruh wilayah kota.


Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemko Pekanbaru untuk mewujudkan target zero anak putus sekolah, sehingga seluruh anak usia sekolah memperoleh hak pendidikan secara layak.


Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, menegaskan bahwa tidak boleh ada anak di Pekanbaru yang kehilangan kesempatan mengenyam pendidikan.


"Kami ingin memastikan seluruh anak di Kota Pekanbaru tetap bersekolah. Karena itu, kami kembali melibatkan kader PKK agar pendataan dan penjangkauan anak putus sekolah dapat dilakukan hingga ke tingkat lingkungan," ujarnya, Selasa (30/6/2026).


Menurut Agung, masih ditemukan sejumlah kasus anak yang tidak dapat melanjutkan pendidikan akibat berbagai kendala, salah satunya penahanan ijazah oleh sekolah karena adanya tunggakan biaya pendidikan.


Kondisi tersebut, katanya, menjadi perhatian serius pemerintah daerah yang akan berupaya mencarikan solusi agar anak-anak tersebut dapat kembali mengenyam pendidikan.


Ia juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif melaporkan apabila mengetahui ada anak yang putus sekolah di lingkungan masing-masing. Laporan dapat disampaikan melalui kader PKK, kantor kelurahan maupun Posyandu.


"Partisipasi masyarakat sangat penting. Setiap laporan akan kami tindak lanjuti agar permasalahan yang dihadapi anak dapat diselesaikan dan mereka bisa kembali bersekolah," jelasnya.


Pemko Pekanbaru menilai keterlibatan kader PKK akan memperkuat pendataan di lapangan karena memiliki jaringan hingga tingkat keluarga, sehingga penanganan anak putus sekolah dapat dilakukan lebih cepat dan tepat sasaran.


Melalui kolaborasi pemerintah, kader PKK, perangkat kelurahan, serta masyarakat, Pemko Pekanbaru berharap target zero anak putus sekolah dapat diwujudkan sebagai bagian dari peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kota Pekanbaru.[rr/pgi]

Penulis Riau Raya
Editor Lukman Hakim
  • BERITA TERKAIT

  • TAG TERKAIT