Pekanbaru Catat Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi di Indonesia, Agung: Bukan Sekadar Nomor Satu


Selasa, 15-9-2026


Pekanbaru Catat Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi di Indonesia, Agung: Bukan Sekadar Nomor Satu

PEKANBARU--Kota Pekanbaru mencatat pertumbuhan ekonomi tertinggi di Indonesia pada Triwulan II 2026. Ekonomi ibu kota Provinsi Riau itu tumbuh 7,39 persen secara tahunan (year-on-year/yoy), lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional yang mencapai 5,29 persen.


Capaian tersebut disampaikan Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah dan Rilis Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten/Kota Triwulan II 2026 di Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Senin (7/9/2026).


Berdasarkan data Kementerian Dalam Negeri, Pekanbaru menempati posisi pertama kategori kota dengan pertumbuhan ekonomi 7,39 persen. Posisi berikutnya ditempati Batam sebesar 7,28 persen, Surabaya 7,20 persen, Makassar 7,04 persen, dan Palopo 6,97 persen.


Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho menyambut positif capaian tersebut. Namun, ia menegaskan pertumbuhan ekonomi tidak semestinya hanya dilihat dari posisi peringkat, melainkan dari dampaknya terhadap masyarakat.


“Alhamdulillah, ini kabar yang membanggakan bagi masyarakat Pekanbaru. Tetapi bagi kami, bukan sekadar soal menjadi nomor satu. Yang paling penting adalah ekonomi kota bergerak, investasi tumbuh, UMKM hidup, lapangan pekerjaan terbuka, dan manfaatnya semakin dirasakan masyarakat,” ujar Agung.


Menurut Agung, pertumbuhan ekonomi tersebut merupakan hasil kerja bersama berbagai pihak, mulai dari masyarakat, dunia usaha, pelaku UMKM, investor hingga pemerintah.


Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Pekanbaru juga sejalan dengan meningkatnya aktivitas investasi. Sepanjang Januari hingga Juni 2026, realisasi investasi di Pekanbaru mencapai sekitar Rp7,35 triliun, atau 156,02 persen dari target. Sementara itu, realisasi investasi pada Triwulan II 2026 mencapai sekitar Rp4,79 triliun.


“Kepercayaan ini harus kita jaga. Pemerintah harus terus memberikan kemudahan berusaha, memperbaiki pelayanan, membangun infrastruktur dan menciptakan kota yang aman, bersih serta nyaman. Karena ketika investasi dan dunia usaha bergerak, kita ingin masyarakat Pekanbaru ikut merasakan dampaknya,” kata Agung.


Ia menegaskan Pemko Pekanbaru tidak menjadikan angka pertumbuhan ekonomi sebagai tujuan akhir. Pemerintah kota akan terus menjaga momentum agar pertumbuhan berlangsung secara berkualitas dan berkelanjutan.


“Angka 7,39 persen ini bukan garis finis. Ini justru menjadi tanggung jawab bagi kami untuk bekerja lebih keras. Pertumbuhan harus menghadirkan kesejahteraan. Kalau ekonomi tumbuh, masyarakat juga harus ikut tumbuh dan merasakan manfaatnya,” tegasnya.


Agung berharap capaian tersebut semakin memperkuat kepercayaan pelaku usaha dan investor untuk menjadikan Pekanbaru sebagai salah satu tujuan investasi sekaligus pusat pertumbuhan ekonomi di Sumatra.


“Terima kasih kepada seluruh masyarakat Pekanbaru. Capaian ini bukan keberhasilan wali kota atau pemerintah saja. Ini keberhasilan kita bersama. Mari kita jaga momentum ini agar Pekanbaru semakin maju, ekonominya kuat dan masyarakatnya semakin sejahtera,” tutup Agung.[rr/pgi]

Penulis Riau Raya
Editor Lukman Hakim
  • BERITA TERKAIT

  • TAG TERKAIT