KUKERTA Berdampak UNRI Laksanakan Gerakan Penanaman TOGA Bersama Warga Kampung Sungai Kayu Ara


Kamis, 6-8-2026


KUKERTA Berdampak UNRI Laksanakan Gerakan Penanaman TOGA Bersama Warga Kampung Sungai Kayu Ara

SIAK--Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) Universitas Riau Tahun 2026 melaksanakan Gerakan Penanaman Tanaman Obat Keluarga (TOGA) bersama ibu-ibu PKK, kader Posyandu, dan masyarakat di Kampung Sungai Kayu Ara, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, pada Minggu (26/7/2026). Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja mahasiswa yang bertujuan mendorong pemanfaatan tanaman obat keluarga sebagai upaya meningkatkan kesehatan masyarakat sekaligus memperkuat semangat gotong royong.


Penanaman dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat. Sebanyak 16 jenis tanaman obat keluarga ditanam, yaitu kunyit kuning, kunyit putih, bangle, temulawak, temu kunci, temulawak hitam, lavender, lidah mertua, kumis kucing, lidah buaya, sosor bebek, temu mangga, bawang dayak, penyambung nyawa, kitolod, dan brotowali.


Keberadaan kebun TOGA tersebut diharapkan menjadi sarana pemanfaatan tanaman herbal yang dapat digunakan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari, sekaligus menjadi media edukasi mengenai pentingnya budidaya tanaman obat keluarga.


Ketua Kelompok KUKERTA Universitas Riau Kampung Sungai Kayu Ara, Andrean Wahyu Adhiatma, mengatakan bahwa Gerakan Penanaman TOGA merupakan wujud pengabdian mahasiswa kepada masyarakat yang tidak hanya berorientasi pada kegiatan sesaat, tetapi juga memberikan manfaat yang berkelanjutan.


"Melalui Gerakan Penanaman TOGA ini, kami berharap masyarakat dapat bersama-sama menjaga dan memanfaatkan tanaman yang telah ditanam. Semoga kebun TOGA ini dapat memberikan manfaat bagi kesehatan masyarakat serta terus dirawat dan dikembangkan meskipun masa KUKERTA telah berakhir," ujarnya.


Kegiatan berlangsung dengan lancar dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Semangat kebersamaan tampak ketika mahasiswa KUKERTA, ibu-ibu PKK, kader Posyandu, serta warga bergotong royong melakukan penanaman hingga seluruh tanaman tersusun rapi di kebun TOGA yang telah disiapkan.


Melalui program ini, Mahasiswa KUKERTA Universitas Riau berharap kebun TOGA di Kampung Sungai Kayu Ara dapat terus dipelihara dan dimanfaatkan sebagai sumber tanaman obat keluarga. Selain mendukung peningkatan kesehatan masyarakat, keberadaan kebun TOGA juga diharapkan menjadi sarana edukasi yang mendorong warga untuk memanfaatkan tanaman herbal yang mudah dibudidayakan di lingkungan sekitar. [ Andrean Wahyu Adhiatma]


Penulis Riau Raya
Editor Lukman Hakim
  • BERITA TERKAIT

  • TAG TERKAIT