Hadapi Arus Globalisasi, Disbud Riau Ajak Generasi Muda Bangga terhadap Karya Lokal


Minggu, 8-11-2026


Hadapi Arus Globalisasi, Disbud Riau Ajak Generasi Muda Bangga terhadap Karya Lokal

PEKANBARU--Dinas Kebudayaan (Disbud) Provinsi Riau mengajak generasi muda untuk semakin mencintai dan mengapresiasi seni serta budaya lokal di tengah derasnya arus globalisasi.


Upaya tersebut dinilai penting untuk menjaga keberlangsungan budaya Melayu sekaligus memberikan ruang bagi para seniman daerah untuk terus berkarya dan mengembangkan kreativitas.


Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Riau, Ariyadi, mengatakan kegiatan Pasar Seni Taman Budaya Provinsi Riau Tahun 2026 menjadi salah satu momentum untuk meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap seni dan budaya daerah.


Ia berharap kegiatan tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat, khususnya generasi muda, sebagai ruang untuk mengenal, mengapresiasi, sekaligus menumbuhkan kebanggaan terhadap karya seniman lokal.


"Melalui Pasar Seni Taman Budaya ini saya mengajak seluruh masyarakat Riau, khususnya generasi muda, untuk menjadikan kegiatan ini sebagai momentum guna meningkatkan kecintaan terhadap seni dan budaya daerah. Mari kita bangga terhadap karya anak-anak negeri," ujar Ariyadi di Pekanbaru, Jumat (6/11/2026).


Menurutnya, generasi muda memiliki peran strategis dalam menjaga keberlangsungan kebudayaan Melayu di tengah perkembangan teknologi dan pengaruh budaya global. Karena itu, keterlibatan mereka dalam berbagai kegiatan seni dan budaya perlu terus ditingkatkan agar warisan budaya daerah tetap dikenal dan diminati lintas generasi.


Selain mendorong kecintaan terhadap budaya lokal, Ariyadi juga menekankan pentingnya memberikan ruang dan penghargaan kepada para seniman. Menurutnya, seniman memiliki peran penting dalam menjaga tradisi, menghasilkan karya, serta menghadirkan inovasi dalam perkembangan kebudayaan.


"Kita berikan ruang dan penghargaan yang layak bagi para seniman lokal. Inilah cara kita untuk memperkenalkan dan menjaga budaya kepada generasi penerus," jelasnya.


Ia menambahkan, dukungan terhadap para seniman perlu diwujudkan melalui kesempatan berkarya dan menampilkan kreativitas secara berkelanjutan. Dengan demikian, para pelaku seni dapat mengembangkan potensi sekaligus meningkatkan kualitas karya mereka.


Lebih lanjut, Ariyadi menegaskan bahwa budaya Melayu harus menjadi salah satu landasan dalam pembangunan daerah. Nilai-nilai luhur dan kearifan lokal dinilai penting dalam membentuk karakter masyarakat sekaligus memperkuat identitas Provinsi Riau.


"Mari jadikan budaya Melayu sebagai fondasi kuat dalam membangun daerah yang maju, berdaya saing, serta tetap berpijak pada nilai-nilai luhur budaya dan kearifan lokal," ungkapnya.


Menurutnya, kemajuan daerah tidak harus membuat masyarakat meninggalkan akar kebudayaannya. Sebaliknya, kekuatan tradisi dan identitas lokal dapat menjadi modal untuk membangun karakter, mengembangkan kreativitas, serta meningkatkan daya saing daerah.


Ariyadi juga berharap seni dan budaya Riau semakin dikenal luas, tidak hanya di tingkat regional dan nasional, tetapi juga mampu menembus panggung internasional melalui karya-karya berkualitas para seniman daerah.


"Kita tentu memiliki cita-cita besar agar seni dan budaya Riau tidak hanya dikenal di tingkat regional dan nasional, tetapi juga mampu menembus panggung internasional. Semoga melalui Pasar Seni Taman Budaya Provinsi Riau Tahun 2026, cita-cita luhur tersebut dapat kita wujudkan bersama," tuturnya.[rr/mcr]

Penulis Riau Raya
Editor Lukman Hakim
  • BERITA TERKAIT

  • TAG TERKAIT