Pemprov Riau Ajukan Penambahan Kuota Bio Solar 89 Ribu KL


Jumat, 7-11-2025


Pemprov Riau Ajukan Penambahan Kuota Bio Solar 89 Ribu KL
Ilustrasi.

PEKANBARU--Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah mengajukan penambahan kuota bahan bakar minyak (BBM) jenis bio solar. Pengajuan dilakukan lantaran seringnya terjadi antrean kendaraan di SPBU untuk pengisian BBM jenis ini. 


Kepala Bidang Energi dan Energi Baru Terbarukan Dinas ESDM Riau Baharufahmi ST MT mengatakan, pada tahun 2025 Provinsi Riau mendapatkan kuota BBM jenis bio solar sebanyak 991.738 kilo liter (KL). Dengan kondisi seperti sekarang ini, pihaknya mengajukan penambahan kuota sebanyak 89.256 KL.


“Pemprov Riau telah mengajukan kuota BBM jenis bio solar ke BP Migas. Kuota penambahan yang diajukan sebanyak 89.256 KL. Sehingga nantinya kuota BBM jenis bio solar di Riau menjadi 1.080.994 KL,” katanya, Kamis.


Pihaknya berharap, dengan adanya penambahan pengajuan kuota tersebut, dapat mengatasi antrean di SPBU yang kerap terlihat di Riau belakangan ini. Apalagi memang biasanya, jelang akhir tahun konsumsi BBM mengalami peningkatan.


“Realisasi pengajuan penambahan kuota BBM jenis bio solar tersebut tergantung pihak BP Migas. Karena realisasi penambahan kuota tersebut juga tergantung kemampuan APBN,” paparnya.


Terkait antrean yang banyak terjadi di SPBU belakangan ini, pihaknya juga sudah melaporkan kondisi tersebut kepada pihak Pertamina Patra Niaga. Di mana pihak Pertamina yang mengatur pendistribusian kuota BBM.


“Kami terus melakukan koordinasi dengan pihak Pertamina Patra Niaga. Informasinya saat ini kuota BBM jenis bio solar di SPBU dibatasi. Jadi kalau sudah habis hari itu, maka harus menunggu hari selanjutnya lagi,” ujarnya.


Sementara itu, untuk BBM jenis Pertalite dilaporkan hingga akhir tahun persediaannya masih aman. Karena itu pihaknya tidak mengajukan penambahan kuota.


“Kalau BBM jenis Pertalite stoknya masih aman, bahkan hingga akhir tahun. Kemungkinan nanti saat libur Natal dan tahun baru konsumsinya mulai meningkat,” sebutnya. rr/mcr

Penulis Riau Raya
Editor Lukam Halom
  • BERITA TERKAIT

  • TAG TERKAIT