Mahasiswa KUKERTA UNRI Desa Sialang Dua Dahan Gelar Open Tournament Gasing Tradisional, Lestarikan Budaya Lokal


Rabu, 15-7-2026


Mahasiswa KUKERTA UNRI Desa Sialang Dua Dahan Gelar Open Tournament Gasing Tradisional, Lestarikan Budaya Lokal

INHU--Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) Universitas Riau (UNRI) Desa Sialang Dua Dahan sukses menggelar Open Tournament Gasing Tradisional pada 9-11 Juli 2026 di Arena Lapangan Gasing Pemuda Sialang Dua Dahan (PSDD).


Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja mahasiswa KUKERTA UNRI yang bertujuan melestarikan budaya lokal sekaligus mempererat hubungan silaturahmi antarwarga. Turnamen tersebut diikuti oleh peserta dari berbagai desa di Kabupaten Indragiri Hulu dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat.


Rangkaian pertandingan berlangsung selama tiga hari. Pada 9 Juli 2026, kegiatan dimulai dengan babak penyisihan yang diikuti seluruh peserta. Selanjutnya, babak semifinal dilaksanakan pada 10 Juli 2026 dengan mempertemukan peserta terbaik hasil penyisihan. Puncak acara digelar pada 11 Juli 2026 melalui babak final yang berlangsung sengit dengan menjunjung tinggi nilai sportivitas.


Ketua KUKERTA UNRI Desa Sialang Dua Dahan, Taufik Ariyandi, mengatakan bahwa kegiatan tersebut menjadi bentuk kepedulian mahasiswa dalam menjaga keberlangsungan budaya tradisional yang menjadi identitas masyarakat.


“Kami berharap melalui tournament ini, masyarakat, khususnya generasi muda, semakin mencintai permainan tradisional gasing. Selain sebagai hiburan, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat persaudaraan dan meningkatkan semangat kebersamaan antarwarga,” ujarnya.


Pelaksanaan Open Tournament Gasing Tradisional mendapat dukungan dari Pemerintah Desa Sialang Dua Dahan, tokoh masyarakat, pemuda, serta berbagai pihak yang turut membantu menyukseskan kegiatan. Kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat tersebut menjadi bukti bahwa upaya pelestarian budaya dapat dilakukan secara bersama-sama.


Selama pertandingan berlangsung, para peserta menunjukkan kemampuan terbaik mereka dalam memainkan gasing. Antusiasme penonton yang hadir turut memeriahkan suasana pertandingan sekaligus menunjukkan bahwa permainan tradisional masih memiliki tempat di tengah masyarakat.


Melalui kegiatan ini, mahasiswa KUKERTA UNRI berharap Open Tournament Gasing Tradisional dapat menjadi agenda rutin yang mampu menjaga kelestarian budaya daerah, memperkuat nilai kebersamaan, serta menjadi wadah positif bagi masyarakat Kabupaten Indragiri Hulu.


Dengan adanya kegiatan tersebut, permainan gasing diharapkan tidak hanya menjadi warisan budaya masa lalu, tetapi terus berkembang dan menjadi bagian dari identitas masyarakat setempat.[Dayat]

Penulis Riau Raya
Editor Lukman Hakim
  • BERITA TERKAIT

  • TAG TERKAIT