Portal Berita Online

PEKANBARU--Wakil Wali Kota Markarius Anwar memanfaatkan momen ibadah haji untuk bersilaturahmi dengan Muhammad Cholil Nafis dan Syahrul Aidi Ma'azat di Mekkah. Pertemuan yang berlangsung hangat di salah satu hotel sekitar Masjidil Haram itu membahas berbagai kesiapan penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.
Dalam pertemuan tersebut, Cholil Nafis yang juga tergabung dalam Amirul Hajj Indonesia memaparkan sejumlah peningkatan layanan haji, mulai dari penerapan sistem identitas tunggal Nusuk hingga pengamanan jemaah yang diperketat di kawasan Masjidil Haram dan Armuzna (Arafah, Muzdalifah, dan Mina). Ia menegaskan, kartu Nusuk kini menjadi akses utama bagi setiap jemaah untuk memasuki area ibadah.
Selain itu, Amirul Hajj juga memastikan kesiapan para petugas haji yang telah mendapatkan pelatihan menyeluruh sebelum diberangkatkan ke tanah suci. Pengawasan terhadap pelayanan jemaah pun diperketat agar pelaksanaan haji tahun ini berjalan lebih optimal dibanding tahun-tahun sebelumnya.
Tak hanya itu, kesiapan fasilitas di Arafah dan Mina turut menjadi perhatian. Amirul Hajj disebut telah meninjau langsung kondisi tenda serta berkoordinasi dengan pihak Saudi terkait transportasi dan logistik demi mendukung kelancaran puncak ibadah haji di Armuzna.
Sementara itu, Syahrul Aidi Ma'azat mengapresiasi pelayanan haji tahun ini yang dinilai semakin baik, baik dari sisi akomodasi, logistik, maupun konsumsi yang masih sesuai dengan selera masyarakat Indonesia.
Markarius Anwar mengaku bersyukur dapat berdiskusi langsung dengan anggota Amirul Hajj dan memperoleh gambaran mengenai keseriusan pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan haji. Ia pun berharap seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar, khususnya bagi jemaah asal Pekanbaru agar dapat menjalankan ibadah dengan aman, nyaman, dan khusyuk.[rr/pgi]