Portal Berita Online

INHU--Seorang pegawai Permodalan Nasional Madani (PNM) bernama Ardi Yahya (34) ditemukan meninggal dunia setelah sebelumnya dilaporkan hilang akibat insiden perahu terbalik di Sungai Indragiri, Kabupaten Indragiri Hulu, Riau.
Kepala Basarnas Pekanbaru Budi Cahyadi mengatakan, korban ditemukan oleh tim gabungan pada Selasa (19/5/2026) sekitar pukul 12.30 WIB, lebih dari 10 kilometer dari titik awal kejadian. Lokasi penemuan berada di Desa Alang Kepayang, Kecamatan Rengat Barat.
"Benar, sekira jam 12.30 WIB tadi, jasad korban tenggelam sudah berhasil ditemukan," katanya.
Saat ditemukan, jasad korban dalam kondisi tersangkut kayu di tepi sungai dengan posisi tertelungkup. Warga yang pertama kali melihat kemudian segera melaporkan temuan tersebut kepada petugas SAR yang masih melakukan penyisiran di sekitar aliran sungai.
Setelah berhasil dievakuasi, jenazah korban langsung dibawa ke RSUD Indrasari Rengat untuk dilakukan visum guna mengetahui kondisi lebih lanjut sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.
Peristiwa nahas ini terjadi pada Minggu (17/5/2026) sekitar pukul 12.30 WIB. Saat itu, Ardi Yahya bersama dua rekannya Irawan (25) dan M Yasin (53), tengah melakukan survei lapangan terkait pengecekan calon nasabah atas nama Saharudin (53), warga Desa Pasir Sialang Jaya, Kecamatan Lirik. Mereka menggunakan perahu kecil untuk menyeberangi atau menyusuri aliran Sungai Indragiri.
Di tengah perjalanan, perahu yang mereka tumpangi diduga kehilangan keseimbangan hingga terbalik di tengah arus sungai. Dua rekan korban berhasil selamat, namun Ardi Yahya sempat hilang terseret arus deras sungai.
Sejak laporan diterima, tim dari Basarnas Pekanbaru bersama unsur TNI, Polri, dan warga setempat langsung melakukan pencarian intensif. Namun, proses pencarian sempat terkendala kondisi Sungai Indragiri yang memiliki arus cukup kuat dan debit air yang tinggi dalam beberapa hari terakhir.
Pihak Basarnas menyebutkan bahwa medan pencarian cukup menantang karena arus sungai yang deras serta banyaknya ranting dan kayu di sepanjang aliran sungai yang dapat menghambat penyisiran. Meski demikian, upaya pencarian terus dilakukan hingga akhirnya korban berhasil ditemukan.
Setelah beberapa hari pencarian, kondisi debit air sungai dilaporkan mulai menurun, yang turut membantu proses evakuasi. Penemuan korban kemudian menjadi titik akhir dari operasi pencarian yang melibatkan berbagai unsur tersebut.[rr/mcr]