Bukan Menyerang, Herdman Bangun Benteng Dulu untuk Timnas Indonesia


Rabu, 3-6-2026



JAKARTA--Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mulai mengarahkan fokus besar pada sektor pertahanan jelang dua laga FIFA Matchday Juni 2026 melawan Oman dan Mozambik di Stadion Utama Gelora Bung Karno.


Meski dikenal dengan gaya bermain agresif dan intensitas tinggi, Herdman kini menegaskan bahwa fondasi utama yang harus dibenahi adalah lini belakang. Ia menekankan pentingnya disiplin dalam struktur bertahan, termasuk penerapan konsep rest defense, cara menjaga keseimbangan tim saat menyerang agar tetap aman ketika kehilangan bola.


Menurut Herdman, target utama Timnas Indonesia bukan hanya bermain menyerang, tetapi juga mampu menjaga konsistensi bertahan dan mencatat clean sheet. Ia menilai hal ini krusial ketika menghadapi lawan-lawan dengan peringkat FIFA lebih tinggi.


Herdman juga menyoroti perkembangan tim saat menghadapi Bulgaria pada laga sebelumnya. Meski Indonesia kalah 0–1, ia menilai performa defensif cukup solid karena hanya memberi satu tembakan tepat sasaran kepada lawan. Hal tersebut dianggap sebagai tanda progres positif yang bisa terus dikembangkan.


Dalam sesi latihan di Jakarta, Herdman menyebut intensitas latihan berlangsung tinggi. Para pemain tidak hanya ditempa secara fisik, tetapi juga dibekali pemahaman taktik baru, terutama terkait organisasi permainan dan sistem bertahan.


Meski fokus pada pertahanan, Herdman menegaskan bahwa Timnas Indonesia tetap akan bermain agresif dan berani mengambil risiko dalam situasi tertentu. Ia ingin tim memiliki keseimbangan antara keberanian menyerang dan kedisiplinan bertahan.


Dengan pendekatan ini, laga melawan Oman dan Mozambik akan menjadi ujian penting untuk melihat perkembangan Timnas Indonesia di bawah arahannya.[rr/kompas.com]

Penulis Riau Raya
Editor Lukman Hakim
  • BERITA TERKAIT

  • TAG TERKAIT