25 Ribu Wisman Kunjungi Riau pada April 2026, Malaysia Jadi Penyumbang Terbesar


Rabu, 3-6-2026


25 Ribu Wisman Kunjungi Riau pada April 2026, Malaysia Jadi Penyumbang Terbesar
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau, Asep Riyadi.

PEKANBARU--Provinsi Riau masih menjadi salah satu tujuan favorit wisatawan mancanegara (wisman), terutama dari negara-negara tetangga. Sepanjang April 2026, tercatat sebanyak 25.462 wisatawan asing berkunjung ke Bumi Lancang Kuning.


Meski jumlah tersebut turun 7,43 persen dibandingkan Maret 2026, secara tahunan justru menunjukkan pertumbuhan yang cukup menggembirakan. Dibandingkan April tahun lalu, kunjungan wisman ke Riau meningkat hingga 43,67 persen.


Kepala BPS Provinsi Riau, Asep Riyadi, mengatakan penurunan secara bulanan merupakan hal yang lumrah. Kondisi itu terjadi setelah tingginya mobilitas wisatawan pada Maret lalu yang bertepatan dengan momen libur panjang Idulfitri.


"Jika dilihat secara tahunan, tren kunjungan wisatawan asing ke Riau masih menunjukkan perkembangan yang positif," ujarnya, Selasa (2/6/2026).


Dari total kunjungan yang tercatat, Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru masih menjadi pintu masuk utama wisatawan asing ke Riau. Selain melalui jalur udara, wisatawan juga masuk melalui sejumlah pelabuhan internasional seperti Dumai, Bengkalis, dan Tanjung Harapan di Kepulauan Meranti.


Malaysia masih menjadi negara penyumbang wisatawan terbesar ke Riau. Tercatat 11.965 wisatawan Malaysia berkunjung selama April 2026 atau hampir setengah dari total wisman yang datang. Setelah Malaysia, wisatawan asal Tiongkok, Filipina, Singapura, dan India juga memberikan kontribusi cukup besar terhadap kunjungan wisatawan asing ke daerah ini.


Tak hanya sektor pariwisata yang menunjukkan geliat positif, industri perhotelan di Riau juga ikut merasakan dampaknya. Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang pada April 2026 mencapai 45,49 persen, meningkat dibandingkan bulan sebelumnya. Hotel bintang empat menjadi kategori dengan tingkat hunian tertinggi.


Sementara itu, rata-rata lama menginap tamu juga mengalami kenaikan meski tipis. Hal ini menunjukkan aktivitas wisata dan perjalanan bisnis di Riau masih berjalan cukup baik.


Secara keseluruhan, data terbaru BPS memperlihatkan bahwa sektor pariwisata Riau masih memiliki daya tarik yang kuat di mata wisatawan mancanegara. Kedekatan geografis dengan negara tetangga serta semakin membaiknya aktivitas ekonomi dan pariwisata menjadi modal penting untuk terus mendorong pertumbuhan kunjungan wisatawan ke Riau.[rr/mcr]

Penulis Riau Raya
Editor Lukman Hakim
  • BERITA TERKAIT

  • TAG TERKAIT